Empat negara ikuti Asian Youth Forum

id umi,Fakultas Teknologi Industri ,Asian Youth Forum ke-20,Dekan FTI UMI Makassar,zakir sabara

Zakir Sabara (ANTARA FOTO/Muh Hasanuddin)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menjadi tuan rumah pelaksanaan Asian Youth Forum (AYF) ke-20 yang diikuti oleh empat negara.

Dekan FTI UMI Makassar Ir Zakir Sabara HW ST MT IPM ASEAN Eng di Makassar, Selasa, mengatakan empat perwakilan negara sudah berada di ibu kota provinsi Sulawesi Selatan ini sehari sebelum pembukaan digelar.

"Hari ini kita resmi membuka kegiatan Asian Youth Forum ini dan para peserta sudah hadir sejak kemarin. Kegiatan akan berlangsung selama lima hari," ujarnya.

Ia mengatakan para peserta berasal dari Jepang, Rusia, Filipina dan Amerika Serikat. Kegiatan ini berlangsung di kampus FTI UMI sekaligus memperkenalkan teknologi terbarukan yakni Multimedia Interactive Projector (MIP).

Zakir menyatakan teknologi MIP yang telah dikembangkannya ini adalah yang pertama di Indonesia dan digunakan untuk pengembangan kompetensi para dosen maupun mahasiswa.

Menurut dia, teknologi MIP juga sudah digunakan oleh Universitas Indonesia (UI) namun teknologi tersebut hanya dikhususkan bagi para pimpinan kampus untuk kepentingan rapat dan lainnya.

"Kalau di UI itu juga sudah ada, tapi mereka masih sebatas menggunakan untuk rapat-rapat oleh pimpinan kampus. Kalau kami di sini digunakan untuk belajar mengajar, dosen dan mahasiswa sudah mengoperasikannya," katanya.

Ketua Panitia Asian Youth Forum Dr Ir Setyawati Yani ST, MT, IPM, ASEAN Eng menyampaikan bahwa kegiatan AYF yang dilaksanakan FTI UMI merupakan kali pertama di Indonesia.?

"Pelaksanaan AYF ini sebagai upaya untuk mengglobalkan FTI di kancah internasional. FTI UMI berkomitmen memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk berinteraksi dalam even-even antarbangsa. Sekaligus sebagai latihan untuk menjalani kesempatan kerja di kawasan Asia," jelasnya.

Menurut dia, acara akan berlangsung selama sepekan mulai dari 27 Agustus sampai 1 September 2018. Acara dilaksanakan dengan integrasi antara pengenalan budaya dan pemahaman silang peradaban.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar