Runway Bandara Buntu Kunik Fokus Dituntaskan

id run way, Buntu Kunik, Tana Toraja, Sulsel,wagub sulsel,andi sudirman sulaiman

"Kalau bandara ini bisa beroperasi, Pemprov Sulsel akan coba penerbangan Direct Call Port langsung ke Toraja, kalau bisa nanti Bali-Toraja atau Jakarta-Toraja asalkan pesawat boeing sudah dapat mendarat,"ujarnya.
Makassar (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan Bandara Buntu Kunik yang merupakan proyek Kementerian Perhubungan dalam tahap pembangunannya diharapkan dapat dituntaskan tahun ini.

Wagub Sulsel dalam keterangan persnya di Makassar, Jumat, mengatakan bandara ini nantinya akan diupayakan untuk pengoperasian pesawat Boeing.

"Kalau bandara ini bisa beroperasi, Pemprov Sulsel akan coba penerbangan Direct Call Port langsung ke Toraja, kalau bisa nanti Bali-Toraja atau Jakarta-Toraja asalkan pesawat boeing sudah dapat mendarat,"ujarnya saat meninjau akses jalan menuju Bandara Buntu Kuni, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman didampingi Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja memantau proyek pembangunan bandara Buntu Kunik Kecamatan Mangkendek, Kabupaten Tana Toraja hari ini.

Andi Sudirman juga berharap Pembangunan Bandara Buntu Kunik (BBK) dapat berjalan dengan lancar sehingga selesai sesuai target dan dapat beroperasi secepatnya.

"Seperti bandara Sentani di Papua yang dilihat dari puncak dan seperti ini juga terlihat di Bandara Buntu Kunik (BBK) kalau dilihat," ungkap Andi Sudirman.

Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara Alex menjelaskan, pada tahap awal panjang landasan (runway) sepanjang 1.600 meter.

Namun pada tahap kedua berubah menjadi 1.950 meter. Jika melihat kondisi lapangan, panjang landasan bisa mencapai 2.000 meter karena lahan yang tersedia untuk landasan di Buntu Kuni yakni sepanjang 2.500 meter pada tahap ketiga.

"Landasan 1.650 meter hanya bisa didarati pesawat ATR 72, akan tetapi dengan panjang 2.000 meter, jenis Boeing pun bisa mendarat karena di landasan 1.800 meter saja Boeing sudah mampu mendarat," jelasnya
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman (Istimewa) (/)
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar