
Persipura Mengaku Dicurangi PT Liga

Makassar (ANTARA Sulsel) - Persipura Jayapura menilai keputusan PT Liga yang memberikan sanksi kepada Ian Kabes yang tidak dapat diturunkan lawan Persija Rabu (16/12) tidak sesuai, hal ini yang membuat tim Mutiara Hitam mengaku dicurangi.
Pelatih Persipura Jaksen F Tiago di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Selasa, mengatakan bahwa sanksi yang dijatuhkan kepada pemain bertinggi 175 cm tersebut seharusnya berlaku ketika menghadapi PSPS Pekanbaru, bukan justru saat menjamu Persija nanti.
"Sanksi larangan main untuk Ian Kabes keluar sebelum menghadapi PSPS, tetapi mengapa baru berlaku ketika menghadapi Persija, sementara yang saya tahu bahwa sanksi tidak bisa memperkuat tim berlaku pada partai terdekat, saya curiga jika lawan persija bulan April, mungkin sanksi itu baru berlaku juga,"katanya.
Menurut Jaksen, dengan absennya pemain kelahiran Jayapura 14 Mei 1986 ini pada laga panas menghadapi Macan Kemayoran, sedikit banyak akan memberikan pengaruh terhadap kekuatan timnya, apalagi Ian selama ini selalu menjadi salah satu pemain inti yang nyaris tak tergantikan diposisinya.
Ia menambahkan bahwa sanksi yang diberikan untuk gelandangnya tersebut, sengaja diatur sedemikian rupa untuk mengurangi kekuatan timnya menghadapi Persija, makanya ia mengaku curiga bahwa keputusan tersebut tak lepas dari adanya campur tangan Benny Dolo sebagai pelatih timnas yang juga sebagai Direktur Tehnik Persija sendiri.
"Kita tentu curiga sanksi tersebut karena adanya campur tangan dari Benny yang menjadi pelatih timnas sekaligus direktur tehnis Persija,"katanya
Sementara Benny Dolo yang ditemui di waktu yang berbeda membantah bahwa keputusan PT Liga atas sanksi pemain bernama lengkap Ian Louis Kabes yang tidak bisa turun lawan Persija merupakan campur tangannya. Ia mengaku bahwa hal itu tidak mungkin bisa dilakukan karena kapasitasnya hanyalah selaku pelatih timnas.
"Tidak ada urusan dengan PT Liga, saya sama sekali tidak tahu-menahu mengenai sanksi tersebut, masa saya bisa kasih tahu sama PSSI tentang skorsing seseorang,"katanya seraya menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki masalah pribadi dengan pemain yang bersangkutan.
(T.PSO-102/S005)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
