
DPRD Sulsel kembalikan RKA ABPD Kesra

Makassar (ANTARA Sulsel) - Komisi E DPRD Sulsel mengembalikan program Rencana Kerja Anggaran (RKA) APBD 2010 yang diusulkan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) pemerintah provinsi (pemprov) Sulsel.
"Program APBD Biro Kesra kita kembalikan untuk diperbaiki, ada yang ganda dan perlu diperbaiki. Besok kita bahas lagi," kata Ketua Komisi E DPRD Sulsel HAM Yagkin Padjalangi saat rapat kerja dengan Biro Kesra di Makassar, Selasa.
Pemaparan RKA APBD Sulsel yang disampaikan Kepala Biro Kesra Andi Murlina dinilai tidak rasional karena terlalu banyak dihabiskan untuk aparat termasuk biaya perjalanan dinas yang dianggarkan dua kali.
"Untuk perjalanan dinas yang pertama saja sementara yang diambil sementara anggaran perjalanan dinas yang lain dihapus. Saya juga sarankan ini dikembalikan saja," kata anggota komisi E DPRD Sulsel HM Adil Patu.
Adil yang juga ketua Fraksi PDK mempersoalkan dua program untuk anggaran perjalan dinas yang direncanakan dengan anggaran perjalanan dinas yang khusus disiapkan jika tiba-tiba ada undangan untuk konsultasi dari pusat.
Dia menilai program kesra lebih banyak mengelola program perkantoran yang menguntungkan aparat, sementara yang menyentuh langsung untuk kepentingan masyarakat kurang.
Anggota Komisi E lainnya, Armin Mustamin Toputiri mengatakan program kerja Biro Kesra banyak yang sama dengan program Dinas Pemuda dan Olahraga sehingga harus diganti dengan program yang lain.
"Ini hanya menghabis-habiskan anggaran karena tumpang-tindih, padahal masih banyak program lain yang lebih penting," ucapnya.
Sementara Kepala Biro Kesra Andi Murlina hanya pasrah dan meminta anggota dewan menghapus sebagian honor maupun anggaran perjalanan dinas jika dianggap berbenturan dengan peraturan yang ada.
"Sebagai biro yang baru, niat kami hanya ingin membuat program yang bagus dan bermanfaat, namun kalau bapak-bapak anggota dewan yang terhormat ada yang mau menghapus, silahkan," ujarnya.
(T.PSO-099/S016)
