
PT Pegadaian target tabungan emas capai 2 Kg

Makassar (ANTARA) - 
2kg pada even The International Woman Exhibition Female on the Move (FEMME) and Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) 2019 yang digelar sejak 3-7 April.
"Tabungan emas ini lewat arisan emas. Kita target closing 2 kg di sini dengan membuka tabungan 1000 aplikasi," ungkap Manager Penjualan Area Makassar II, Gunawan HB saat ditemui di even FEMME, Four Point by Sheraton Hotel, Jumat.
Pegadaian digital, kata Gunawan, telah hadir menawarkan aplikasi tabungan emas sebagai upaya mengikuti perkembangan tekhnologi.
Target digital ini diharapkan mampu mengawal transaksi 100 orang dengan biaya pendaftaran Rp100 ribu/orang dari minimal transaksi Rp1 juta. Sehingga total target untuk tabungan emas via aplikasi digital sebanyak Rp100 juta.
"Selama ini masyarakat lebih banyak transaksi manual, padahal kita sudah punya pegadaian digital yang dilaunching sejak tahun lalu. Sekarang sudah bisa akses digital," ungkapnya.
FEMME yang banyak menghadirkan komunitas ibu-ibu seperti Darmawanita, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Ikatan Wanita Tionghoa Indonesi (IWATI) serta TP PKK Makassar dan Sulsel menjadi keuntungan bagi pihak Pegadaian untuk program arisan emas.
Apalagi, menurut Gunawan, pihaknya telah mengantongi data komunitas tersebut untuk ditawarkan program arisan emas. "Kita sudah ada kontak, mereka tinggal kumpulin anggotanya dan daftar langsung lalu bentuk kelompok arisannya," jelas Gunawan.
"Alhamdulillah sudah ada yang closing sih, dan beberapa juga bilang minat, tapi ada yang balik dulu lalu datang lagi," tambahnya.
Selain itu, PT Pegadaian yang hadir sebagai sponsor pada even ke 14 ini, juga memperkenalkan program terbarunya yang disebut Galeri 24, sebuah anak perusahaan PT Pegadaian yang menjual produk emas.
Galeri 24 menjajakan perhiasan minimal 5 gram yang dibanderol dari harga Rp2 juta hingga Rp3 juta, sedangkan timbangan emas tertinggi seberat 100 gram yang ditawarkan seharga Rp65 juta.
Pewarta : NS Wardyah
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2026
