Logo Header Antaranews Makassar

Gubernur Diminta Definitifkan Dirut Perusda Sulsel

Selasa, 29 Desember 2009 21:12 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Komisi C DPRD Sulsel minta kepada Gubernur Sulsel agar segera mendefinifkan Direktur PT Perusahaan Daerah (Perusda).

Sekretaris Komisi C DPRD Sulsel Abbas Selong di Makassar, Selasa, mengemukakan keputusan komisi C merekomendasikan pelaksana tugas Dirut Perusda, Haris Hody untuk didifinitifkan didasarkan pada kinerja yang berhasil membawa Perusda keluar dari kerugian.

"Setelah bertahun-tahun mengalami kerugian, akhirnya Perusda Sulsel meraup untung sekitar Rp60 juta sampai Oktober 2009, itu setelah dilakukan pergantian direktur," ujarnya.

Sementara anggota Komisi C lainnya Ajiep Padindang menegaskan agar pemprov tetap mempertahankan perusda dan memperbaiki manajemen dan legalitas perusahaan.

Demi kemajuan Perusda, dia mengingatkan Pemprov agar tidak memberikan aset bermasalah untuk dikelola Perusda.

Dalam rapat kerja Komisi C dengan Perusda beberapa waktu lalu, Haris mengatakan pada 2008 Perusda mengalami kerugian sebesar Rp770 juta, namun akhir tahun 2009 dia yakin Perusda bisa untung sampai Rp80 juta.

Haris yang mulai menjabat Dirut sejak Oktober 2008 menyatakan optimis dapat memberikan kontribusi bagi Pendapat Asli Daerah (PAD) Sulsel sekaligus mempertahankan keberadaan 58 karyawannya.

Hal tersebut dikemukakan Haris menyikapi pernyataan anggota Komisi C DPRD Sulsel Ni'matullah yang meminta Pemerintah Provinsi Sulsel menutup Perusda.

"Untuk apa dipertahankan jika hanya membebani anggaran daerah, sebaiknya dibubarkan saja dan kembali mendirikan yang baru," ucap pria yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sulsel.

Menurut dia, tiga gudang Perusda maupun lima bus yang melayani trayek Makassar-Palopo kondisinya sudah sangat memprihatinkan, sehingga tidak mungkin lagi diandalkan meraup PAD.

(T.PSO-099/S016)