Logo Header Antaranews Makassar

Polres Mamuju Amankan Tahun Baru

Selasa, 29 Desember 2009 21:49 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Jajaran Polres Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), menyatakan siap menurunkan kekuatan penuh untuk menjaga ketertiban dan keamanan (Kamtibmas) pada saat perayaan pergantian tahun.

Kapolres Mamuju, AKBP Andreas Hermanto, di Mamuju, mengatakan, dalam rangka menjaga Kamtibmas saat perayaan pergantian tahun, pihaknya akan menurunkan tim gabungan sedikitnya 100 personel, yakni anggota Polres, Polsek maupun pihak-pihak yang terkait seperti Satpol PP, Perhubungan maupun tim anggota Pemadam kebakaran.

"Sedikitnya 100 orang personel akan diturunkan untuk menjaga Kamtibmas selama perayaan pergantian tahun yang akan ditempatkan di beberapa titik kerumunan massa," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, beberapa titik yang menjadi perhatian utama pada malam puncak pergantian tahun adalah Pantai Manakarra Mamuju dan beberapa pusat sentral yang akan digunakan masyarakat dalam merayakan perayaan pergantian tahun.

"Pada prinsipnya, dimana ada kerumunan massa di situ pasti ada aparat yang akan kami tempatkan," ungkapnya.

Dikatakannya, diperkirakan pengungjung yang akan memadati ruas jalan akan mencapai ribuan orang seperti kondisi tahun sebelumnya, sehingga penjagaan akan betul-betul difokuskan ke lokasi yang banyak dipenuhi massa.

Andreas menuturkan, antispasi pengamanan di Mamuju sebenarnya sudah dilakukan jelang Natal waktu lalu dengan membangun posko operasi lilin untuk pengamanan perayaan natal dan tahun baru di sejumlah titik starategis di Kabupaten Mamuju.

Ia mengatakan, posko operasi lilin tersebut antara lain telah dibangun di pintu gerbang masuk Kota Mamuju di Desa Pattidi sekitar lima kilometer arah selatan Kota Mamuju, kemudian di simpang lima Kali Mamuju yang terletak di perbatasan arah utara Kota Mamuju.

Selain itu, kata dia, juga dibangun Pos Polisi Simbuang di Kota Mamuju, yakni di perempatan jalan yang menuju arah Pelabuhan Feri Mamuju, kemudian di Pos Polisi Tadui sekitar 10 kilometer dari Kota Mamuju dan satu posko di Kecamatan Topoyo sekitar 160 kilometer dari pusat kota.

Hal itu dilakukan, kata dia, dalam rangka memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa pada malam puncak pergantian tahun Mamuju akan tetap terkendali untuk menghindari adanya gangguan Kamtibmas.

(T.PSO-104/S005)