
520 KK Miliki Kartu Rumah Bersalin Gratis

Makassar (ANTARA News) - Sebanyak 520 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.000 jiwa di kota Makassar dan sekitarnya sudah memiliki kartu Rumah Bersalin Cuma (RBC) untuk mendapatkan pelayanan persalinan dan perawatan kesehatan gratis.
"Bagi mereka yang sudah memiliki kartu RBC ini akan mendapatkan pelayanan medis secara cuma-cuma, khususnya pra dan pascapersalinan," kata Manajer Layanan Kesehatan Dompet Dhuafa dr Wisudawan disela-sela peresmian RBC di Makassar, Rabu.
Dia mengatakan, kehadiran RBC di Makassar tidak lain untuk membantu masyarakat miskin dalam mengakses pelayanan kesehatan khusus yakni persalinan.
Hal ini disadari, dengan tingginya angka kematian ibu hamil yang sebagian besar adalah warga miskin, baik disebabkan oleh kekurangan gizi, maupun karena ketidakmampuan mengakses pelayanan kesehatan umum, sehingga lebih cenderung menggunakan jasa dukun.
"RBC ini melayani warga miskin di Kota Makassar dan sekitarnya yang sudah memiliki kartu RBC, namun tidak menutup pintu pelayanan bagi yang belum memiliki kartu RBC," kata Wisudawan.
Khusus yang belum memiliki RBC, lanjutnya, akan dievaluasi dan diverifikasi untuk mendapatkan kartu RBC. Bagi yang benar-benar masuk dalam kategori miskin (dhuafa), maka petugas RBC akan memberikan kartu RBC secara cuma-cuma.
Mengenai biaya operasional RBC, dia mengatakan, untuk tiga hingga enam bulan pertama diprediksi mencapai Rp80 juta per bulan. Setelah satu semester berjalan, biaya operasional yang ditanggung masing-masing 50 persen dari Badan Amil Zakat (BAZ) Sulsel dan Dompet Dhuafa Republika diperkirakan akan meningkat.
"Selain karena pengadaan fasilitas tambahan, juga karena RBC sudah lebih tersosialisasi di masyarakat yang tentu akan menambah jumlah pasien yang akan dilayani," katanya.
Adapun jumlah sumber daya manusia (SDM) yang menjalankan operasional RBC di Makassar, masing-masing enam orang tenaga bidan dan dokter umum, satu orang dokter spesialis kandungan, dua orang tenaga apoteker dan enam orang paramedis.
Sementara itu, salah seorang pasien RBC, Kasmawati mengatakan, sangat terbantu dengan keberadaan RBC ini.
"Kami tidak perlu was-was lagi membayar biaya persalinan. Minimal jika melahirkan di bidang butuh Rp350 ribu, sementara pekerjaan suami saya hanya buruh harian," kata ibu dari dua orang anak yang berdomisili di Jalan Kandea, Makassar.
(T.S036/E001)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
