Logo Header Antaranews Makassar

Ribuan Massa Hadiri Deklarasi "Amin"

Kamis, 13 Mei 2010 05:20 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Ribuan massa hadiri deklarasi pasangan cabup Ahmad Taupan dan Cawabup Min Hajuddin (AMIN) di lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Rabu.

Pemantauan di Mamuju, Rabu, ribuan massa pendukung pasangan AMIN tersebut berbondong-bondong memadati pusat tempat deklarasi sejak pukul 10.00 Wita, mereka umumnya datang dari luar kota Mamuju seperti dari daerah Kecamatan Tappalang, Kalukku, Bodung-Budong maupun Karossa.

Para pendukung setia pasangan AMIN datang dengan menggunakan mobil truk, bahkan sebagian besar pendukung kandidat Cabup-Cawabup yang akan bertarung di pemilukada Mamuju 4 Agustus 2010 itu datang menggunakan kendaraan roda dua.

Kandidat pasangan AMIN ini didukung oleh satu partai yang lolos parlemen yakni Partai Persatuan Daerah dan 13 partai non parlemen diantaranya, PPRN, PNUI, PSI, PIB, partai Pelopor, PBRN, PDP, PPDI, Partai Kedaulatan, PPI, PNBK, PKP, PNI Marhaeinis.

Hadirnya ribuan massa yang memadati acara deklarasi pasangan AMIN, juga menyebabkan jalan-jalan utama di Kota Mamuju macet total seperti jalan Patatlundru, jalan Ahmad Kirang dan Jalan Sultan Hasanuddin.

Kondisi ini memaksa aparat kepolisian setempat, harus bekerja keras untuk mengatur alur lalu lintas yang kian membludak, apalagi setelah kandidat cabup-cawabup "AMIN" tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 wita.

Massa yang diperkirakan lebih 10.000 orang yang memadati lapangan Ahmad Kirang itu rela berpanas-panasan untuk menyaksikan dari dekat artis ibukota Jakarta seperti Dewi Persik dan artis top dari Jawa Timur lainnya, serta diiringi grup musik dangdut yakni Moneta Grup Band di bawah pimpinan Amram Sadewo.

Suasana semakin riuh, setelah Dewi Persik tampil di hadapan ribuan massa dengan membawakan empat lagu berturut turut seperti Wonder Women, Makhluk Tuhan Paling Seksi dan dua lagu berirama gendang dua.

Dewi Persik yang menampilkan goyang gergajinya membuat penontong histeris.
(T.KR-ACO/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026