
Ribuan Imigran Afganistan Diduga Ada di Sulsel

Makassar (ANTARA News) - Ribuan imigran yang berasal dari negara Afganistan, diduga masih berada di Provinsi Sulawesi Selatan.
Demikian diungkapkan oleh Kepala Seksi Pengawasan Penindakan Imigrasi (Wasdakim) Kantor Imigrasi Makassar, R Harry Dwilaksono, di Makassar, Senin.
Menurutnya, imigran dari Afganistan ini menunggu untuk meendapatkan suaka dari negara Australia. "Sebelum mendapatkan suaka dari negara Australia, imigran ini transit di Indonesia untuk menunggu pengurusan suaka tersebut di kantor UNHCR yang berada di Jakarta," jelasnya.
Banyak dari imigran ini yang tidak sabar menunggu proses suaka, sehingga tertarik dengan tawaran dari sejumlah oknum untuk ditempatkan di beberapa daerah di Indonesia.
"Provinsi Sulsel merupakan salah satu daerah yang menjadi tujuan penempatan imigran tersebut," tuturnya.
Ia mengatakan, oknum yang memberikan penawaran penempatan di daerah ini merupakan sindikat internasional yang langsung berhubungan dengan negara asal.
Oleh karena itu, Kantor Imigrasi Makassar berupaya untuk melakukan pencarian imigran Afganistan tersebut yang sudah berada di luar Rumah Detensi Imigran (Redenim).
"Beberapa bulan lalu terjadi kasus, di mana sejumlah imigran melarikan diri dari Redenim yang terletak di Kabupaten Gowa," ucapnya.
Imigran inilah, kata dia, yang saat ini masih dalam proses pencarian. "Redenim sendiri merupakan tempat karantina bagi imigran, di mana imigran tersebut akan diurus oleh LSM internasional yakni International Organization for Migration (IOM)," jelasnya.
Selain, imigran dari Afganistan, ia juga memprediksikan masih terdapat sejumlah imigran dari negara berkecamuk di Timur Tengah. (T.pso-103/J006)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
