Logo Header Antaranews Makassar

Komunitas Skuter Gorontalo Bukan Alat Politis

Minggu, 1 Februari 2009 03:49 WIB
Image Print

Gorontalo (ANTARA Sulsel) - Komunitas Skuter di Gorontalo menyatakan diri tidak mau menjadi alat politis, yang dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk kepentingannya, terutama pada momentum menjelang Pemilu kali ini.

"Kami adalah komunitas independen, yang tidak memihak atau memberikan dukungan pada pihak manapun, seperti caleg atau parpol peserta Pemilu," ungkap Zulkipli Lubis, mewakili komunitas Gorontalo Skuter Club (GSC), Sabtu.

Pernyataan tersebut terkait dengan adanya indikasi pemanfaatan politis sejumlah pihak atas keberadaan komunitas kendaraan antik tersebut.

Dia mengungkapkan, suatu kali pernah terjadi persepsi demikian, dimana salah seorang anggota (GSC) yang menjadi calon anggota legislatif (caleg) kemudian meminta anggota lainnya untuk mengecat skuternya dengan warna yang identik dengan nomor urut serta bendera parpol tertentu.

"Ini sangat mempengaruhi citra kami sebagai komunitas yang kerap mengadakan acara-acara sosial di masyarakat, kami tidak ingin program-program tersebut dipersepsikan lain oleh masyarakat," kata dia.

Pihaknya tetap bertekad untuk menjaga independensi komunitas tersebut. "Sekarang, paling banyak kami jalan tinggal sekitar tujuh orang, dengan berbagai program yang ada, seperti bakti sosial, anjangsana budaya, atau mempromosikan obyek wisata Gorontalo saat melakukan tur di daerah lain, dan kesemuanya itu bersifat independen," katanya.
(T.M031/Z002)