
Telkom Perkuat Layanan Jaringan Flexi di Sulsel

Makassar (ANTARA Sulsel) - PT Telkom Kandatel Makassar akan memperkuat jaringan layanan Telkom Flexi di 10 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel).
"Guna mendukung performa layanan, maka kami berupaya melakukan penambahan BTS, perluasan jaringan dan jangkauan layanan," kata General Manager Kandatel Makassar, Andi Muflihuddin di Makassar, Senin.
Menurutnya, pihaknya akan menggandakan pembangunan jaringan dan penambahan unit Base Transceiver Station (BTS), Indoor Base Transceiver Station (IBTS) dan Mobile BTS. Telkom menargetkan tahun 2009 pertumbuhan pelanggan Telkom Flexi akan naik 100 persen.
Sejak Januari 2009 Kandatel Makassar sedang melakukan pemasangan 95 BTS tambahan, dimana satu unit BTS memiliki harga antara Rp700 juta-Rp1 miliar. Tambahan BTS itu untuk memperkuat 75 BTS yang ada di "inner city" dan di 10 kabupaten, da 54 BTS diantaranya akan beroperasi di wilayah Makassar.
Dia menjelaskan, penambahan dan perluasan jaringan merupakan agenda Telkom wilayah Makassar untuk merebut satu juta pelanggan hingga akhir tahun ini, dengan fokus melakukan penambahan BTS di wilayah kerja semua kantor cabang Telkom (kancatel) yang tersebar di 10 kabupaten/kota.
Wilayah kancatel, lanjut dia merupakan kawasan dengan tingkat percakapan "low traffic". Dia mengakui, penambahan BTS juga akan ditempatkan pada kawasan dengan lalu lintas percakapan padat (high traffic) guna menghindari gagal percakapan (drop call).
"Tahun ini kami fokus menyasar pelanggan baru di area kancatel yang masih low traffic. Perlakukan Telkom akan berbeda dalam bersaing dengan operator CDMA lain untuk merebut pelanggan," ungkap dia.
Dia memprediksi penambahan unit BTS akan mampu mendongkrak pertumbuhan hingga 125 persen dari total pelanggan tahun 2008 sebesar 275 ribu, dimana 80 persen berada di Makassar.
Telkom juga menargetkan mengalami pertumbuhan pelanggan 20-25 persen di 10 kabupaten, di antaranya Gowa, Takalar, Jeneponto, Bulukumba, Bantaeng, Sinjai, Maros, Pangkep, dan Selayar.
Andi Muflihuddin menambahkan selain menyasar kancatel, Telkom juga memperkuat jaringan di pusat perbelanjaan, perkantoran, dan perhotelan. Jaringan di kawasan itu akan diperkuat dengan Indoor Transceiver Station (ITS).
Pemasangan IBTS sudah dilakukan di beberapa titik di kota Makassar seperti Makassar Trade Center (MTC) Karebosi, Mal Panakkukang, Carrefour, Pasar Sentral, Mal Ratu Indah (MaRI) dan Panakkukang Square (PS), termasuk di beberapa hotel dan perkantoran. Layanan bergerak tersebut akan ditempatkan di kawasan yang memiliki sinyal layanan Flexi lemah.
Selain itu untuk mempercepat pertumbuhan pelanggan maka Telkom memperluas kerjasama dengan vendor CDMA, seperti dengan Nexian dan ZTE yang menyiapkan terminal murah.
Selama ini kerjasama dengan Nexian mampu meningkatkan pelanggan Flexi rata-rata 12 ribu per bulan. Program bundling tersebut, kata dia memberikan keuntungan bagi pelanggan, dimana akan langsung mendapatkan nomor perdana setiap pembelian unit CDMA.
"Selama ini kerjasama dengan vendor CDMA sangat membantu meningkatkan jumlah pelanggan. Handset yang kami tawarkan sudah termasuk nomor perdana dan langsung kring," ucap dia. (T.PK-HK/F004)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
