Logo Header Antaranews Makassar

58.536 PUS Jadi Fokus BKB Makassar

Kamis, 20 Januari 2011 14:21 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Sebanyak 58.536 pasangan usia subur 2010 menjadi fokus utama dari Badan Keluarga Berencana (BKB) Kota Makassar pada 2011 ini untuk dijadikan akseptor baru.

Kepala BKB Makassar AM Hatta di Makassar, Kamis, menyatakan optimistis bisa memenuhi target 38.536 akseptor dari jumlah 58.536 PUS.

"Angka 38.536 akseptor baru dari PUS itu merupakan angka realistis jika harus melihat pengalaman-pengalaman sebelumnya. Pada tahun-tahun sebelumnya kita bisa mencapai angka 67,79 persen untuk realisasi dari target kami," ujar Hatta.

Diungkapkannya, target 38.536 dari fokus 58.536 PUS itu merupakan sisa akseptor pada 2010 yang belum tersentuh BKB dan mereka umumnya berada di pemukiman kumuh maupun pesisir.

Pada 2010, terdapat 182.203 PUS dengan target pencapaian yang menjadi akseptor baru sebanyak 123.557 akseptor atau sekitar 67,79 persen.

"Di 2011 ini kita akan fokus menghabiskan PUS di 2010 yang belum tersentuh oleh kader dan mereka tersebar di pemukiman kumuh dan pesisir pantai," katanya.

Data BKB Makassar, jenis kontrasepsi yang digunakan akseptor baru dari PUS itu yakni, alat kontrasepsi dalam rahim (IUD), alat medis operasi pria (MOP), alat medis operasi wanita (MOW) alat implan susuk KB (IMP), suntik, pil dan kondom.

Pada 2008 jumlah akseptor yang tercapai sebanyak 120.048, pada 2009 meningkat 122.365 PUS dan pada 2010 sebanyak 123.557 PUS. Dengan tren peningkatan itu, dirinya optimistis bisa memenuhi target dengan adanya bantuan dari seluruh SKPD dan kader.

Menurutnya, tujuan pembangunan yang dilaksanakan saat ini diantaranya adalah menekankan pada penumbuhan sikap dan tekad kemandirian keluarga dan masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Mewujudkan kesejahteraan lahir batin yang lebih selaras, adil dan merata yang tercermin dalam keluarga yang berbudaya, bahagia, dan sejahtera, maju dan mandiri serta hidup dalam suasana harmonis yang dilandasi keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan dukungan keterpaduan lintas sektor, kegiatan ini akan bertumpu pada kegiatan-kegiatan kelompok swadaya masyarakat, PKK dan institusi KB-Kesehatan di kelurahan dengan kader sebagai ujung tombak serta keluarga sebagai sasaran utama. (T.KR-MH/S016)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026