
Distamben : Program Konversi Gas LPG Gratis

Mamuju (ANTARA News) - Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sulawesi Barat, menyatakan, program konversi minyak tanah ke gas elpiji 3 kilogram dibagi secara gratis kepada masyarakat.
"Program konversi minyak tanah ke gas elpiji tidak ada pungutan. Program ini telah mendapat subsidi sehingga tidak ada terhadap calon penerima itu," kata kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamebn) Sulbar, Salim Tamadjoe di Mamuju, Kamis.
Menurutnya, isu adanya penjualan selang dan regulator tabung gas yang dilakukan oleh petugas lapangan tidak benar, karena masih dalam tahap pendataan warga. Jadi, bagaimana mungkin ada pungutan karena barangnya belum dibagi kepada masyarakat.
"Saya kira isu adanya pungutan tidak benar dan semuanya akan dibagi secara gratis kepada calon penerima,"tegasnya.
Ia mengatakan, jika ada petugas meminta dana dengan alasan apa pun terkait konversi tabung gas elpiji tersebut maka segera dilaporkan kepada aparat penegak hukum karena itu merupakan bentuk pelanggaran.
Ia mengatakan, selain masyarakat pengguna minyak tanah yang berhak menerima bantuan ini, juga berlaku bagi pelaku usaha mikro untuk menerima paket bantuan gratis tabung gas elpiji tiga kilogram, kompor dan perangkatnya sepanjang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Dikatakannya, pelaku usaha mikro yang akan diberikan bantuan tabung gas elpiji ini memang pengguna minyak tanah yang digunakan sebagai bahan bakar memasak dalam usahanya sehingga layak diberikan bantuan.
Salim mengemukakan, beberapa persyaratan lain yang berhak menerima bantuan adalah penduduk setempat yang dibuktikan dan melampirkan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) atau surat keterangan dari kelurahan setempat termasuk penduduk musiman yang telah menetap minimal enam bulan terakhir di daerah tersebut.
Untuk penduduk musiman, kata dia, harus melampirkan surat keterangan dari kelurahan/desa setempat atau surat keterangan RT/RW setempat, atau berupa berita acara serah terima distribusi antara konsultan dengan penerima paket dilampiri dengan foto copi kartu identitas yang bersangkutan.
Oleh karena itu, kata dia, tim pencacahan yang mulai terjun ke lapangan bisa melakukan pendataan secara benar dan tepat sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
"Bisa saja terjadi seseorang menerima dua unit bantuan tabung gas elpiji tiga kilogram beserta perangkatnya apabila penduduk itu memiliki usaha sampingan seperti penjual pisang goreng yang selama ini mengandalkan minyak tanah karena juga untuk kebutuhan di dapur mereka," jelasnya.
Ia juga menjelaskan, target pembagian tabung gas di Sulbar adalah 194.537 KK untuk lima kabupaten yakni Polewali Mandar, Mamasa, Majene, Mamuju dan Mamuju Utara.
(T.KR-ACO/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
