Logo Header Antaranews Makassar

Pelayanan KUR BNI Mamuju tidak Maksimal

Minggu, 27 Maret 2011 07:50 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Masyarakat Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mengeluhkan sistem penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diterapkan Bank Negara Indonesiaa (BNI) yang dinilai tidak maksimal.

"Permohonan untuk mendapatkan KUR di BNI Mamuju telah kami ajukan selama dua pekan, namun hingga kini permintaan itu belum ada realisasinya," kata salah seorang dari ratusan warga Mamuju pemohon KUR, Awaluddin di Mamuju, Minggu.

Menurutnya, sejak mengajukan permohonan KUR dua pekan yang lalu, pihak BNI hanya datang memantau usaha pemohon dan menganggap sudah layak untuk diberikan dana bantuan KUR. Namun, janji dari pihak BNI Mamuju ternyata tidak terealisasi hingga saat ini.

Kondisi ini, lanjutnya, membuat usahanya tidak bisa berkembang pesat karena modal usaha yang diharapkan dari lembaga perbankan itu ternyata tidak cair.

"Kami anggap BNI Mamuju tidak pro aktif mendukung program pemerintah pusat untuk memberdayakan pelaku usaha kecil dan mikro (UMKM) yang ada di Mamuju. Terbukti, pelayanan yang diberikan BNI ternyata kurang maksimal dibandingkan dengan lembaga perbankan lainnya," terangnya.

Awaluddin yang juga pelaku usaha penjual pulsa ini mengemukakan, dirinya dan ratusan warga lain yang mengetahui adanya program KUR dengan pagu anggaran minimal Rp20 juta tanpa agunan tersebut membuat warga sangat bersemangat untuk mengembangkan usaha, namun ternyata mimpi untuk mendapatkan KUR dari BNI tidak seperti yang dibayangkan.

"Kami belum tahu kenapa BNI tidak memberikan tindaklanjut atas proposal yang kami masukkan ke BNI Mamuju. Padahal, saya sudah memiliki dasar usaha dengan menjual pulsa maupun aksesories telpon genggam," terangnya.

Sementara itu, kata dia, para pelaku usaha yang mengusulkan bantuan KUR di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Mamuju, cepat direalisasikan bantuanya yang hanya membutuhkan waktu selama tiga hari.

"Jika dibandingkan pelayanan yang diberikan BRI, maka jelas sangat jauh berbeda dengan layanan yang ditunjukkan BNI karena pelayanannya sangat berbelit-belit," ucapnya.

Karman, warga lainnya mengakui, jika usulan pinjaman KUR di BRI telah direalisasikan.

"Proposal yang kami ajukan hanya membutuhkan waktu tiga hari. Alhamdulillah, modal usaha ini kami bisa gunakan untuk mengembangkan usaha," kuncinya.(T.KR-ACO/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026