
150 Warga Miskin Ikut Operasi Katarak Gratis

Mamuju (ANTARA News) - Sebanyak 150 warga miskin penderita penyakit katarak di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menjalani pemeriksaan kesehatan untuk operasi secara gratis di rumah sakit umum daerah setempat.
Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Regional Sulbar dr Suparman pada pengobatan operasi katarak di Mamuju, Jumat, mengatakan, animo masyarakat untuk mengikuti kegiatan operasi katarak gratis ini cukup tinggi.
"Sebearnya, kami hanya menargetkan melayani 150 pasien, namun rupanya pada pendaftaran tahap kedua jumlah penderita penyakit mata semakin bertambah," katanya.
Menurut dia, pengobatan gratis ini akan berlangsung selama tiga hari sehingga kegiatan yang diprakarsai tim penggerak PKK bersama Dinkes serta BKKBN ini harus membatasi jumlah peserta.
"Pembatasan peserta operasi katarak ini dilakukan sesuai dengan jumlah dokter ahli spesialis mata yang disiapkan sebanyak 3 orang dan enam tenaga medis lainnya," ucapnya.
Meski telah ditargetkan peserta operasi katarak hanya 150 orang, kata dia, atas permintaan Ketua Tim penggerak PKK Sulbar Hj.Anggareni Anwar, dilakukan penambahan 50 orang yang diperkirakan bisa terlayani selama tiga hari.
"Hingga saat ini, dari 150 orang yang terdaftar sekitar 80 orang telah diperiksa dan 10 orang dinyatakan layak operasi," kata dia.
Sementara penderita penyakit mata lain, kata dia, hanya diberikan pengobatan ringan.
Ketua tim penggerak PKK Sulbar Anggraeni Anwar mengemukakan, kegiatan ini akan dilakukan rutin setiap tahun dan bila memungkinkan dilaksanakan dua kali dalam setahun.
Kegiatan operasi katarak, kata Anggraeni, dilaksanakan berdasarkan usul dari masing-masing dinas kesehatan di kabupaten dalam rangka peringatan Hari Keluarga XVIII/2011.
"Peringatan Hari Keluarga ini kami manfaatkan dengan melaksanakan kegiatan bhakti sosial. Pada kegiatan pertama kami memilih melaksanakannya di Kabupaten Mamuju Utara lalu Kabupaten Majene yang baru saja dilaksanakan kegiatan sunatan massal dan pelayanan KB gratis," terangnya.
Agenda kegiatan sosial ini akan dilaksanakan di Kabupaten Polewali Mandar pada 14 Juni dengan kegiatan yang sama yakni pelayanan KB gratis.
Untuk Kabupaten Mamasa, kata dia, belum ada agenda yang jelas karena kondisi daerah Mamasa belum memungkinkan untuk dilaksanakan kegiatan sosial pascaputusan MK terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Mamasa Obed Nego Depparinding.
(T.KR-ACO/N002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
