Logo Header Antaranews Makassar

Gubernur Berharap Angka Harapan Hidup Semakin Membaik

Jumat, 15 Juli 2011 03:04 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, H.Anwar Adnan Saleh, mengharapkan angka harapan hidup semakin membaik dari capaian tahun 2010 sebesar 70,80 persen.

"Pembangunan di bidang kesehatan di Sulbar mengalami perbaikan yang signifikan. Kita ketahui angka harapan hidup saat tahun 2005 atau kedua sejak kami memimpin Sulbar hanya sekitar 66,4 persen dan tahun 2010 mengalami peningkatan dengan capaian sekitar 70,80 persen,"kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, saat membacakan laporan pertanggungjawaban gubernur tahun anggaran 2010 dalam sidang paripurna DPRD di Mamuju, Kamis.

Menurutnya, tentunya ke depan pembangunan bidang kesehatan hendaknya tetap mendapat perhatian utama karena persoalan kesehatan masih perlu mendapat penanganan secara serius.

Meski telah mengalami banyak kemajuan, kata dia, namun capaian itu belum sepenuhnya memberikan dampak positif dari 1,2 juta jiwa penduduk di Sulbar.

Ia menyampaikan, indikator capaian pembangunan di bidang kesehatan tersebut, tentunya disertai dengan upaya peningkatan pelayanan kesehatan karena pemerintah dalam empat tahun tujuh bulan telah menyediakan sarana dan prasarana serta fasilitas kesehatan.

Disamping itu, kata dia, saat ini mulai tumbuh peran serta pihak swasta dalam penyediaan sarana kesehatan tentunya diharapkan dapat mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Sulbar.

Oleh karena itu, ucap gubernur, pemerintah Provinsi Sulbar agar senantiasa terus menerus melakukan upaya perbaikan sarana kesehatan baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

Sarana kesehatan yang disiapkan oleh Pemprov Sulbar pada tahun 2010 kata dia, yakni telah membangun rumah sakit, puskesmas dan puskesmas pembantu sebanyak 498 buah dengan dukungan tenaga medis sebanyak 18 dokter spesialis, 206 dokter umum, 78 dokter gigi.

"Para tenaga medis tersebut tersebar pada lima kabupaten diantaranya kabupaten Mamuju, Mamuju Utara, Mamasa, Majene dan Polman,"ungkap Anwar.

Ia optimistis, angka harapan hidup yang dicapai tahun 2010 sebesae 70,80 persen akan lebih baik di tahun 2011 karena dukungan pembangunan sarana dan prasarana kesehatan pun ikut lebih baik.

"Tenaga sarana tenaga medis di Sulbar seperti dokter sudah mengalami peningkatan, jumlah dokter pada tahun 2005 masih minim yakni satu dokter berbanding 8.018 orang masyarakat Sulbar dengan penduduknya satu juta orang lebih," kata dia.

"Tetapi kemudian jumlah dokter tersebut pada tahun 2009 bertambah atau mengalami peningkatan sehingga jumlah perbandingannya satu dokter berbanding 7951 orang penduduk Sulbar,"kataya.(T.KR-ACO/Y006)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026