
Kemenpera : Makassar Sulit Dapat Bantuan Stimulus PSU

"Makassar akan sulit mendapatkan dana stimulus, sebab daerah yang mendapatkan bantuan stimulus harus memiliki RTRW yang baik serta pengembangan kawasan matang." kata Deputi Bidang Pengembangan Kawasan, Kementerian Perumahan Rakyat Tris Haryatmo, di Makassar, Jumat.
Lanjutnya, hampir seluruh daerah seperti tingkat provinsi hingga kabupaten/kota di Indonesia belum memiliki koordinasi yang matang tentang pengembang perumahan termasuk pengusaha pembangunan perumahan tiap tahunnya.
"Sebenarnya dana stimulus PSU bisa dikucurkan untuk pengembangan kawasan perumahan yang kompleks. Tetapi, perlu data dan koordinasi yang baik antara pengusaha serta pemerintah. Diperlukan ada kesinambungan pembangunan kawasan minimal tiga tahun ke depan," paparnya.
Anggota DPRD Makassar, Mudzakkir Ali Djamil, membidangi Komisi C Bidang Pembangunan, mengatakan implemetasi zona kawasan pembangunan tidak dijalankan Pemkot Makassar dengan benar, sehinggga mempengaruhi pembangunan kota yang terkesan semraut dan tidak tertata dengan baik.
"Lambatnya penyelesaian Peraturan Daerah RTRW pun menjadi masalah utama. RTRW dimaksudkan untuk pembagian antarkawasan perkotaan. Tetapi yang diperlukan adalah komitmen pemerintah kota," tandasnya.
Anggota lainnya, Adi Rasyid Ali mengharapkan pihak Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar duduk bersama untuk membicarakan penyelesaian pembahasan RTRW yang terbengkalai hingga setahun terakhir.
"Kepentingan dan ego politik mestinya di hilangkan dulu, mari kita bahas bersama persoalan ini, demi masa depan Makassar untuk menjadi kota dunia," ucap politisi Demokrat itu. (T.PSO-282/B013)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
