Logo Header Antaranews Makassar

Karateka Majene Raih Perunggu di China

Rabu, 3 Agustus 2011 11:53 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Karateka asal Majene, Sulawesi Barat, M. Qhozin Dg Pasau yang memperkuat tim Indonesia pada Kejuaraan Asia di Ghuangzhou, China, sukses merebut medali perunggu.

"Ini merupakan prestasi tertinggi yang saya raih sejak terjun dalam kejuaraan berskala internasional di China pada Juli 2011. Saya tidak menduga jika saya mampu menorehkan prestasi seperti ini karena persaingan sangat ketat," kata Qhozin saat bertatap muka dengan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Rabu.

Menurut dia, dirinya mewakili Indonesia untuk nomor kumite putra perseorangan setelah sebelumnya meraih medali emas pada kejuaraan nasional di Banjar Baru, Provinsi Kalimantan Selatan, 22-26 Juni 2011.

"Saya terpilih mewakili Indonesia pada Kejuaraan Asia yang diikuti 17 negara. Alhamdulillah, pada kejuaraan itu saya harus puas dengan medali perunggu setelah dikalahkan karateka Jepang dan Korea yang merebut emas dan perak," ujarnya.

Dia mengatakan, saat bertolak ke China, dirinya didampingi ayahnya Dg. Pasau yang juga guru pembimbing pada cabang olah raga karate bersama Pengurus Besar (PB) Federasi Olah raga Karate Indonesia (Forki) pusat.

Meski hanya mampu meraih medali perunggu, kata Qhozim, catatan prestasi tersebut semakin memotivasi dirinya untuk menjadi yang terbaik di tingkat Asia demi menjaga nama baik Indonesia khususnya masyarakat Sulbar.

"Saya memiliki harapan besar kelak mampu menjadi karateka terbaik di Asia bahkan dunia sekalipun. Peluang untuk meraih cita-cita ini sangat terbuka lebar sepanjang kita mau bekerja dan berlatih secara intensif guna menyempurnakan apa yang menjadi titik kelemahan saya," terangnya.

Qhozim optimistis mimpi untuk menjadi karetaka terbaik di Asia pada nomor kumite perseorangan bukan tidak mungkin diraihnya, apalagi dukungan kedua orang tua sangat tinggi untuk meraih medali emas yang saat ini telah ada di depan mata.

Ia mengharapkan dukungan dan perhatian Pemprov Sulbar dan Pemkab Majene untuk memberikan perhatian dan dukungan untuk meraih obsesi tu.

"Saya rasa daerah kita memiliki segudang potensi untuk bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa ini. Hanya saja, kami harus jujur bahwa Pengprov Forki Sulbar saat ini kurang perhatian dalam rangka melakukan pembinaan secara optimal," ujarnya. (T.KR-ACO/R007)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026