
Pemudik Asal Kaltim Meningkat Lima Kali

Mamuju (ANTARA News) - Pemudik yang berdatangan dari Provinsi Kalimantan Timur ke Pelabuhan feri di Kecamatan Simkep, Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat mengalami peningkatan lima kali lipat.
Pemantauan ANTARA di Pelabuhan Fery Mamuju, Kamis, sekitar 500 orang pemudik dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai memadati pelataran pelabuhan Fery Mamuju, mereka berdatangan menggunakan kapal JM Ferry.
Jumlah pemudik tersebut meningkat sekitar 500 persen dibandingkan jumlah penumpang dari Kaltim yang pada hari biasa rata-rata hanya sekitar 100 orang.
Pemudik dari Kaltim tersebut mulai memadati pelabuhan Fery Mamuju sejak H-7 lebaran Idul Fitri 1432 dan jumlah pemudik itu diperkirakan akan mencapai puncaknya pada H-2 dan H-1 lebaran nanti.
Manager Angkutan Sungai Darat dan Penyeberangan (ASDP) Perwakilan Mamuju, Sudirman, mengatakan, lonjakan penumpang kapal feri Mamuju akan mencapai puncaknya pada H-2 dan H-1 lebaran, lonjakan penumpang diprediksi akan meningkat hingga 600 orang atau mencapai 600 persen.
Ia mengatakan, tingginya arus mudik dari Kaltim menuju kota Mamuju karena banyak masyarakat Mamuju menetap untuk mengadu nasib khususnya di Kota Bontang, Balikpapan dan Kota Samarinda Provinsi Kaltim.
"Banyak masyarakat perantau asal Mamuju di Provinsi Kaltim, sehingga ketika lebaran tiba mereka berbondong bondong kembali kekampung halamannya, sebaliknya masyarakat Kalimantan kurang yang menetap di Mamuju,"katanya.
Ia mengatakan, manajemen ASDP juga telah mempersiapkan diri melakukan peningkatan keamanan bagi penumpang agar aman dan nyaman dalam perjalanan mudik lebaran baik Kaltim ke di pelabuhan Feri Mamuju ataupun sebaliknya.
"Kalau penumpang mengalami lonjakan tidak wajar maka akan ditambah armada untuk mengankut penumpang dipelabuhan Fery Mamuju,"katanya. (T.KR-MFH/M019)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
