
Arus Mudik di Makassar Naik 60 Persen

"Terjadi peningkatan dalam dua hari terakhir dengan rata-rata mencapai 60 persen," kata Direktur PD Terminal Makassar Raya Abidin Wahid, di Makassar, Jumat.
Dari data PD Terminal Makassar Raya disebutkan jumlah penumpang pada hari biasa, hanya sekitar 2.000 hingga 3.500 penumpang. Namun menjelang H-4 lebaran calon penumpang mengalami kenaikan sampai 6.000 penumpang.
"Terminal Regional Daya adalah salah satu terminal yang aktivitasnya cukup tinggi melayani antardaerah, Kota dan Provinsi makanya terjadi lonjakan penumpang yang signifikan. Sementara Terminal Malangkeri hanya antarkabupaten," ucapnya.
Ia menargetkan untuk PO pendapatan sebesar Rp3,7 miliar, dan hingga pertengahan Agustus telah terealisasi sekira 60 persen. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan pada tahun 2010 lalu hanya Rp3,6 miliar hanya realisasi secara total 96 persen.
"Sejumlah PO telah patuh untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal kami apresasi. Dari aspek lain mendorong pendapatan dan mengurangi kemacetan," paparnya.
Kendati demikian, tim terpadu yang telah dibentuk untuk penertiban PO "bandel" dan terminal liar, katanya berjalan efektif, namun sejumlah penumpang masih memilih mengambil mobil diluar terminal resmi.
"Untuk biaya penertiban dari tim terpadu dengan anggota sekitar 60 orang dikeluarkan sampai Rp150 juta, dan paling banyak alokasi pada honor petugas," akunya.
Anggota Komisi B, DPRD Makassar, Haeruddin Hafid mengatakan dari laporan, setelah pemberlakukan aturan PO wajib masuk terminal, pendapatan PD terminal cenderung mengalami kenaikan hingga 40 persen.
"Penertiban harus terus dilakukan karena ada perubahan meskipun belum maksimal. Anggaran yang dikeluarkan itu tidak sia-sia karena berbanding lurus dengan pendapatan," tandasnya. (T.PSO-282/B013)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
