Logo Header Antaranews Makassar

Polres Gowa dirikan posko mudik bernuansa adat

Jumat, 20 Maret 2026 09:08 WIB
Image Print
Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro (tengah) didampingi Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman (kanan), Wakil Bupati Gowa marmawansyah muin (dua kiri) menjawab pertanyaan wartawan disela kunjungan posko terpadu operasi ketupat 2026 di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Kamis (19/3/226). (ANTARA/HO-Polda Sulsel)

Gowa (ANTARA) - Polres Kabupaten Gowa mendirikan posko terpadu bernuansa adat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 untuk membantu kelancaran pemudik yang hendak berlebaran Idul Fitri 1447 Hijiriah di kampung halamannya.

"Pos ini cukup menarik perhatian saya secara pribadi. Semoga masyarakat bisa menikmati pelayanan dari Forkopimda, dan bagi pengendara bisa mampir untuk sekadar beristirahat sekaligus mengenang suasana khas daerah," ujar Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro salah satu posko di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis.

Selain itu, Kapolda juga memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang kini telah memasuki hari kelima. Ia bahkan meninjau beberapa wilayah dari jalur utara maupun jalur selatan termasuk posko yang unik tersebut di Gowa.

"Operasi Ketupat kini sudah jalan di hari kelima. Saya mengambil langkah untuk memastikan kesiapan seluruh Pospam dan Pos Terpadu di jajaran Polda Sulsel," katanya.

Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman pada kesempatan itu menjelaskan, konsep pos terpadu ini mengusung tema Balla Lompoa sebagai ikon budaya Kabupaten Gowa. Sebab, Balla Lompoa (rumah besar) merupakan ikon Kerajaan Gowa yang ada di Kabupaten Gowa.

'Kami ingin mengangkat kearifan lokal dan budaya yang kental di masyarakat,” papar mantan Kasat Reskrim Kota Kediri itu.

Untuk personel yang diturunkan dalam operasi ketupat ini sebanyak 180 orang personel gabungan tersebar di tiga pos, yakni Pos Pelayanan Malino, Pos Pengamanan Samata, dan Pos Terpadu di depan Pasar Minasa Upa yang menjadi titik rawan kemacetan.

“Arus lalu lintas sudah mengalami peningkatan di puncak arus mudik. Antisipasinya, kami lakukan rekayasa lalu lintas di beberapa titik. Kami juga menyediakan tempat istirahat, bengkel gratis, fasilitas kesehatan, musola, maupun minuman termasuk tempat mengisi baterai ponsel bagi pemudik," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menekankan, pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Forkopimda dalam menciptakan suasana mudik yang aman dan nyaman.

“Hari ini kita bersama-sama menerima kunjungan Kapolda. Ini menjadi bukti kolaborasi kita bersama Forkopimda untuk menciptakan suasana mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat," katanya menambahkan.




Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026