Logo Header Antaranews Makassar

AAS Buka Daerah Terisolir di Sulbar

Kamis, 15 September 2011 07:31 WIB
Image Print
Hajrul Malik (FOTO ANTARA/Aco Ahmad)
Mamuju (ANTARA News) - Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Provinsi Sulawesi Barat incumbent Anwar Adnan Saleh dan Aladin S Mengga (AAS) dinilai telah berhasil membuka akses daerah terisolir di Sulbar.

"Salah satu yang membuat pasangan AAS harus dipilih kembali pada Pilkada Sulbar yang akan digelar tahun 2011 adalah keberhasilannya membangun Sulbar dengan membuka daerah terisolir," kata Ketua Harian Tim Pemenangan AAS, Hajrul Malik di Mamuju, Rabu.

AAS maju di Pilkada Sulbar sebagai cagub incumbent dengan bernomor urut dua, didukung tujuh partai parlemen yakni Golkar, PDI Perjuangan, PPP, PKS, PKPB, PDS dan Partai Hanura serta 22 partai non parlemen.

Hajrul yang juga anggota DPRD Mamuju mengatakan, semenjak Sulbar terbentuk melalui undang undang Nomor 26 tahun 2004 banyak daerah di Sulbar, khususnya yang berada di kecamatan dan desa sulit terjangkau dan menjadi daerah terisolir di Sulbar.

"Khususnya Kabupaten Mamuju Utara dan Mamasa, di daerah itu cukup banyak desa terisolir, karena tidak memiliki akses jalan yang memadai untuk dijangkau sehingga masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan," kata Hajrul yang juga politisi partai PKS.

Namun kata dia, setelah Anwar Adnan Saleh, memimpin Sulbar sebagai Gubernur sejak tahun 2006 atau hampir lima tahun, kemudian berhasil dibangun infrastruktur berupa jalan nasional sepanjang 577 kilometer hingga jalan di Sulbar mulus.

"Berkat itulah maka sejumlah daerah yang sebelumnya terisolir di Sulbar akhirnya dapat dijangkau karena akses jalan sudah dapat menjangkau daerah terisolir di Sulbar itu," katanya.

Sehingga kata dia, masyarakat sangat terbantu akses ekonominya sehingga ekonomi mereka dapat meningkat dan menopang pertumbuhan ekonomi Sulbar hingga Sulbar mengalami peningkatan ekonomi tertinggi di Indonesia mencapai 15,1 persen tahun 2010.

Oleh karena itu ia mengatakan, kepemimpinan AAS yang sudah terbukti membangun Sulbar lima tahun terakhir ini harus dipertahankan lima tahun ke depan agar Sulbar dapat terus membuka daerah terisolir di tangan AAS.

"Daerah terisolir di Sulbar bukan hanya untuk dibuka akses jalannya tapi bagaimana meningkatkan seluruh potensi ekonomi di desa yang terisolir di Sulbar, dan program itu hanya akan dapat dijalankan pasangan AAS," katanya.
(T.KR-MFH/F003)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026