
Pendukung AAS Rayakan Kemenangan di Polman

Polman, Sulbar (ANTARA News) - Meskipun KPU belum mengeluarkan keputusan resmi pemenang Pilgub Sulawesi Barat, namun massa pendukung calon gubernur-wakil gubernur, Anwar Adnan Saleh-Aladin S Mengga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) telah merayakan kemenangan.
Perayaan tersebut dilakukan dengan arak-arakan di sepanjang jalan Kecamatan Wonomulyo, Matakali, dan Polewali, Polman, Senin, sempat membuat sejumlah ruas jalan sesak akibat dipenuhi oleh rombongan kendaraan roda dua dan empat.
Arak-arakan tersebut dilakukan sebagai bentuk kegembiraan sejumlah warga pendukung AAS di Polman yang telah mengetahui pemenang Pilgub hasil quick count (perhitungan cepat) dari beberapa lembaga survei, meskipun hasilnya belum diumumkan secara resmi oleh KPU.
Sebagian besar peserta arak-arakan melakukan konvoi dari Wonomulyo menuju kota Polman menggunakan kendaraan yang dihiasi dengan stiker bergambar pasangan AAS-Aladin.
Bukan hanya kendaraan roda dua, sejumlah kendaraan roda empat juga tampak ikut meramaikan arak-arakan tersebut hingga sempat memicu emosi massa pendukung pasangan lain yang juga kebetulan berpapasan di jalan, untungnya tidak sampai menimbulkan bentrokan.
Burhan, salah seorang peserta arak-arakan mengaku hal ini dilakukan sebagai bentuk kegembiraannya karena pasangan AAS-Aladin dianggap telah menang dalam Pilgub Sulbar setelah mendapat informasi dari sistem perhitungan cepat.
"Tentunya ini membuat kami senang sebab pasangan yang kami perjuangkan akhirnya menang. Utamanya kepada Aladin yang juga merupakan salah satu tokoh masyarakat Polman," ungkapnya.
Ia mengaku arak-arakan tersebut bukan untuk memancing emosi massa pasangan lain dan tidak lebih hanya sebagai sebuah ungkapan kegembiraan sejumlah warga yang mendukung AAS-Aladin.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Kampanye AAS-Aladin untuk wilayah Polman, Andi Mappangara mengatakan, ini adalah luapan kegembiraan warga tanpa dilakukan mobilisasi ataupun perintah dari tim pemenangan untuk melakukan arak-arakan.
"Namun kami tetap berharap agar seluruh massa pendukung untuk tetap menunggu keputusan resmi dari KPU sebelum merayakannya. Meskipun ada hasil perhitungan cepat, namun itu bukan sebuah keputusan tetap pasangan AAS-Aladin menang," ujarnya. (T.PSO-284/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
