
Sektor Pertanian Sulsel Belum Didukung Anggaran

Makassar (ANTARA News) - Sektor pertanian Sulawesi Selatan sebagai koridor empat untuk program percepatan dan perluasan pengembangan Indonesia, belum didukung dengan anggaran.
"Sulawesi yang masuk dalam koridor empat, bertumpu pada pengembangan pertanian, perkebunan dan perikanan membutuhkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat," kata Kepala Bappeda Sulsel Tan Malaka Guntur di Makassar, Senin.
Ia mengatakan, khusus di Sulsel untuk sektor pertanian masih minim anggaran sarana pendukung seperti pembangunan bendungan, jembatan dan pengadaan sarana pascapanen.
Selama ini, lanjut dia, kendala yang ditemukan petani di lapangan karena akses pendukung yang tidak memadai, sehingga produksinya tidak memiliki nilai jual tinggi.
Hal tersebut dibenarkan, Ketua Kontak Tani dan Nelayan (KTNA) Sulsel Rahman Daeng Tayang.
Dikatakan bahwa sudah menjadi masalah yang berulang bagi petani setiap masa panen menghadapi kendala harga produksi turun akibat produksi berlimpah.
"Itu hanya salah satu kendala di lapangan, tetapi juga pada masa awal produksi yakni masa tanam, petani harus dihadapkan dengan biaya saprodi yang cukup tinggi," katanya.
Karena itu, peranan pemerintah pusat dan daerah sangatlah penting, khususnya dalam membuat kebijakan yang pro kepada petani baik dari sisi anggaran, maupun memberikan fasilitas pendukung. (T.S036/S004)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
