
PTPN XIV Diingatkan Agar Miliki Manajemen Solid
Sabtu, 26 November 2011 05:17 WIB

"Pada prinsipnya saya tidak gampang memberi-beri uang gitu, karena yang penting manajemen itu solid, inti persoalannya bukan uang tetapi manajemennya," kata menteri di Makassar, Jumat malam.
Dalam pertemuan dengan sejumlah direksi BUMN, Dahlan mengatakan, PTPN XIV akan berkonsentrasi pada pengembangan non-gula. Sedangkan mengenai masalah gula PTPN XIV akan bersama-sama dengan PTPN X bekerja sama menangani tiga pabrik gula yang dianggap tidak sehat itu.
Tiga pabrik yang dimaksud tidak sehat itu adalah Pabrik Gula Camming dan Arasoe di Kabupaten Bone serta Pabrik Gula Takalar, Sulawesi Selatan.
"Leadernya (pemimpin) tetap PTPN X dan pasti lebih baik lah," ujarnya.
"Tidak begitu caranya, tetap membantu manajemen dengan segala konsekuensinya. Prinsip saya tidak gampang memberi uang yang penting manajemen harus solid," kata menteri.
PTPN XIV dirundung masalah yang cukup kompleks, mulai utang di Rekening Dana Investasi (RDI), kemudian aset lahan yang tidak strategis, termasuk bibit tebu yang buruk, membuat perusahaan ini menjadi tidak sehat.
Kepala Humas PTPN XIV, Bahrun mengaku beberapa masalah utama sehingga PTPN XIV mengalami defisit. Misalnya, letak perkebunan cukup jauh dan menjadi beban tambahan biaya distribusi ditambah sarana dan prasarana kurang memadai.
"Hal ini membuat kami semakin kesulitan sehingga merugi, belum lagi ditambah beban utang," katanya.
(T.PSO-282/A023)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
