Makassar (ANTARA) - Mantan Ketua Umum PP Pertina Reza Ali, siap bersaing menjadi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan periode 2022-2026 pada musyawarah olahraga provinsi (Musorprov) KONI yang direncanakan pada Maret 2022.
Reza Ali mengaku mendapat desakan dari sejumlah pengurus olahraga di daerah itu untuk menakhodai KONI Sulsel ke depan.
"Saya siap maju sebagai calon Ketua KONI Sulsel atas keinginan dan desakan banyak pengurus cabang olahraga yang datang menemui dan meminta saya maju," kata Reza Ali dalam keterangannya di Makassar, Sabtu.
Selain sebagai pengusaha, Reza Ali tidak pernah lepas dari olah raga.
Sepak terjangnya dalam dunia olahraga baik lokal maupun nasional juga tidak perlu diragukan. Sejumlah cabang olahraga pernah dipimpinnya. Di antaranya Pengda Pertina Sulsel, Direktur PSM Liga 2 dan Liga 3.
Baca juga: KONI Sulsel temui Plt Gubernur terkait pelaksanaan Musorprov
Selain itu, juga pernah memimpin cabang olah raga catur, sepatu roda, selam hingga menjadi bagian dari pendirian sekolah sepak bola MFS 2000.
Klub sepak bola yang dikelolah oleh Diza Ali yang merupakan adiknya ini melahirkan sejumlah pesepak bola handal. Di antaranya Hamka Hamzah dan Syamsul Chaeruddin.
Sekretaris Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sulsel, Andi Langgau Gusri menyambut baik sikap Reza Ali yang siap maju menahkodai KONI Sulsel.
Menurutnya selain berpengalaman, mau berkorban dan punya jaringan luas Reza dinilai punya komitmen besar dalam memajukan olah raga Sulsel yang tengah terpuruk.
"Pak Reza memiliki visi akan membawa olah raga Sulsel menempati nomor terhormat 5 besar secara nasional pada PON XXI," ujarnya.
Hal itu diamini Ahmadi selaku Sekum Asprov PSSI Sulsel. Menurutnya ia telah mengenal figur Reza Ali sejak lama.
Pengurus Pengprov Pertina Sulsel Muh Tawing, mengaku Reza Ali menjadi panutan cabang tinju di Sulsel.
"Pak Reza bisa membawa angin segar bagi olah raga Sulsel. Kami sangat merasakan saat beliau memimpin Pertina Pusat. Cabang tinju benar-benar maju. Bahkan salah satu petinju Sulsel (Dufri Masihor) meraih medali emas SEA Games 1998," urainya.
Sejauh ini Reza telah mengantongi 16 dukungan dari KONI kabupaten/kota ditambah 18 cabang olah raga, meski masih dirahasiakan.
Musorprov KONI Sulsel dijadwalkan akan dilaksanakan Maret mendatang. Tahapan penjaringan calon ketua sudah dimulai Kamis
13 Januari. Sementara pendaftaran mulai dibuka pada 14-18 Februari 2022.
Masa kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan periode 2017-2021 akan berakhir Maret 2022. Untuk mencari nakhoda baru komite olahraga ini akan melaksanakan Musorprov Maret mendatang.

