
Program E-KTP di Mamuju Terhambat Peralatan

Mamuju (ANTARA News) - Program pelaksanaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, belum berjalan optimal akibat peralatan yang digunakan belum rampung.
"Untuk sementara waktu pelaksanan e-KTP di Mamuju harus tertunda. Ini lantaran beberapa peralatan yang digunakan untuk pelaksanaan belum rampung," kata Kepala Bidang Pendataan Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Mamuju, Sutoro Rais di Mamuju, Rabu.
Menurut Sutoro, sampai saat ini peralatan yang digunakan untuk menunjang pelaksanaan e-KTP belum rampung.
Namun begitu, hingga kini telah 15 kecamatan yang ada di Mamuju yang mendapatkan peralatan e-KTP. Sementara satu kecamatan lagi yakni Balak-balakan tidak mendapatkan peralatan seperti 15 kecamatan lainnya.
"Sebenarnya, kecamatan Balak-balakan tidak masuk masuk dalam daftar untuk menerima peralatan e-KTP karena saat program e-KTP dilaksanakan belum ada kecamatan tersebut. Kecamatan Balak-balakan baru terbentuk pada tahun 2010," tutur Sutoro.
Lebih lanjut Sutoro menyampaikan, paket peralatan e-KTP yang diterima 15 kecamatan saat ini belum diketahui apa isinya karena belum dibuka dengan alasan menunggu hingga semua peralatan penunjang sudah ada.
Selain itu kata dia, pemasangan peralatan tersebut harus dilakukan oleh operator yang sudah dilatih.
Peserta e-KTP di Mamuju, kata dia, ditaksir mencapai hingga 321.934 jiwa, sementara jumlah penduduk di Mamuju yang wajib menggunakan KTP diperkirakan mencapai 466.306 jiwa. (T.KR-ACO/Z002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
