Logo Header Antaranews Makassar

Kualitas Pendidikan Majene Perlu Dioptimalkan

Selasa, 22 Mei 2012 19:05 WIB
Image Print

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Majene, Syamsiar Muchtar Mahmud di Majene, mengakui kualitas pendidikan di daerah itu masih perlu dioptimalkan melalui kebijakan dan strategi yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan.

"Belum optimalnya kualitas pendidikan disebabkan oleh beberapa faktor, salah-satunya adalah kurang maksimalnya peran aktif orang tua dalam memberikan motivasi serta memfasilitasi potensi anak mereka dalam menuntut ilmu," ungkap Sekkab, Selasa.

Dijelaskan, selain peran aktif orang tua yang masih minim, sarana dan prasarana sekolah pada beberapa tempat tertentu juga belum begitu memadai, khususnya di kawasan pedesaan. Bahkan yang paling memilukan adalah jumlah guru yang justru menumpuk di wilayah perkotaan.

Menurut Syamsiar, masalah yang paling utama adalah guru yang baru terangkat dan ditempatkan di kawasan pedesaan justru berlomba-lomba memasukkan permohonan untuk dipindahkan ke kawasan perkotaan, sehingga rasio antara siswa dan guru tidak seimbang.

"Kami mengharapkan, kebijakan wajib belajar 12 tahun yang akan direalisasikan tahun depan dapat memenuhan berbagai fasilitas pendidikan serta memberi kesempatan yang sebesar kepada setiap orang untuk menikmati fasilitas pendidikan secara merata di kabupaten ini," harapnya.

Dia mengakui, kondisi pendidikan yang masih banyak menghadapi kendala tidak bisa diantisipasi dalam waktu yang cepat, dibutuhkan keseriusan oleh seluruh pihak sehingga secara bertahap beberapa permasalahan bisa diantisipasi.

Syamsiar menuturkan, masalah pendidikan tidak selalu menyangkut masalah biaya pendidikan, dukungan masyarakat juga perlu ditingkatkan untuk mendorong partisipasinya dalam membantu pemerintah dalam mengembangkan taraf pendidikan.

"Masalah yang paling sulit diatasi adalah kesadaran masyarakat sebab hal tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama dan secara berkelanjutan untuk memberikan pemahaman. Tentunya, ini menjadi tugas pemerintah, utamanya dinas terkait," ungkapnya. (T.KR-AHN/M009)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026