Logo Header Antaranews Makassar

Disbudpar: Tim Pra "Assessment" soroti aspek kebersihan Geopark Maros

Sabtu, 11 Juni 2022 22:02 WIB
Image Print
Disbudpar Sulsel saat melakukan temu wartawan jelang assesmen Geopark Maros-Pangkep menuju Geopark UNESCO di Makassar, Jumat(10/06/2022). ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah

Makassar (ANTARA) - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulawesi Selatan Prof Jufri mengatakan Tim Pra Assessment menyoroti aspek kebersihan di Geopark Maros-Pangkep yang akan diusulkan menjadi taman bumi warisan budaya dunia atau Geopark UNESCO.

"Pra assessment ini meninggalkan catatan 17 halaman, beberapa diminta perhatian, seperti kebersihan. Pada daerah Pattunuang terkait dengan aspek kebersihan dan diminta kesadaran masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya," kata Jufri ketika dihubungi dari Makassar, Sabtu.

Ia mengatakan Tim Pra Assessment atau tim penilai kelayakan Geopark Maros untuk diusulkan menjadi Geopark UNESCO itu merupakan asesor atau orang yang memiliki kualifikasi melaksanakan asesmen/penilaian dalam rangka menilai mutu sistem lisensi, dari sejumlah kementerian yang tergabung dalam Komite Nasional Geopark Indonesia.

Kementerian dimaksud seperti Bappenas, Menko Maritim dan Investasi dan Kementerian ESDM.

Tim Pra Assessment telah melakukan serangkaian penilaian sejak 6-8 Juni 2022 untuk kali kedua setelah pada Februari lalu juga telah melakukan pra assessment secara virtual.

Prof Jufri juga menyebut Asesor Pra Assessment itu meminta disiapkan kantor pengelola Geopark dekat kawasan Geopark Maros-Pangkep. Mereka juga menghendaki adanya petugas khusus terkait geopark.

"Karena memang selama ini, pengelola Geopark ini ada di Makassar, di Kantor Disbudpar," katanya.

Selain itu, Asesor Pra Assesmen juga meminta pengadaan papan wicara pada kawasan Karst Rammang-rammang Maros sebagai bahan informasi untuk para pengunjung.

Juga diminta menyiapkan pelampung pada setiap perahu penyeberangan (dermaga 1 dan 2) di Rammang-rammang.

Persiapan lainnya yang diminta para asesor Pra Assessment yakni setiap geo site disertai template, keamanan, panel unformasi, papan petunjuk arah yang harus terdiri dari 3 bahasa yakni Indonesia, Inggris dan lontara.

Sedangkan assesor UNESCO akan tiba di Makassar pada 14 Juni mendatang dan mengunjungi sejumlah spot yang menjadi titik penilaian Geopark UNESCO.

Sebanyak dua orang asesor dari UNESCO itu akan berada di Makassar sejak 14-18 Juni 2022. dijadwalkan pada 15 Juni akan mengunjungi Kabupaten Maros, 16-17 Juni untuk kunjungan ke Pangkep.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026