Logo Header Antaranews Makassar

Warga Desa Terpencil di Bantaeng Nikmati Listrik

Minggu, 24 Juni 2012 15:38 WIB
Image Print

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Sebanyak 144 kepala keluarga Warga desa terpencil Taruttu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, yang selama ini wilayahnya belum terjangkau listrik, kini menikmati aliran listrik.

Bupati Bantaeng Prof Dr HM Nurdin Abdullah di Bantaeng, Minggu, mengatakan, warga Taruttu sudah lama mendambakan aliran listrik. Bahkan sejumlah tiang sudah ada sejak 1993, namun baru kali inilah keinginan tersebut terpenuhi.

Karena itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi H Abd Gani melakukan koordinasi dengan PLN sebagai penyelenggara listrik Negara dan senantiasa memberi perhatian kepada masyarakat agar terus berkembang dan kesejahteraannya ikut meningkat.

Ini menjadi penting sebab pembangunan yang dilaksanakan tidak hanya dalam bentuk fisik tetapi juga non fisik, termasuk di bidang keagamaan untuk memperbaiki moral agar kelak menjadi pengelola yang baik.

Pembangunan berbagai sektor tersebut harus bisa sejalan agar daerah ini mengalami kemajuan. Kondisi saat ini tentu sudah jauh berbeda dengan empat tahun silam.

Ketika itu, banjir tahunan sering melanda kota, namun sejak Cekdam Balang Sikuyu dibangun, musibah itu sudah menjauh.

Bantaeng juga memiliki Badan Penanggulangan Bencana dan Brigade Siaga Bencana (BSB) yang mampu bergerak cepat dalam 24 jam, kata Bupati. Pergerakan kedua lembaga tersebut mampu meminimalisir kerugian seperti ketika terjadi kebakaran dan lainnya.

BSB yang dilengkapi fasilitas kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) moderen dengan belalai sepanjang 50 meter dapat memadamkan api dalam waktu cepat.

"Biasanya, bila pasar yang terbakar sulit dilakukan pemadaman. Ini terjadi pada beberapa daerah termasuk Makassar. Namun BSB melalui unit Damkarnya mampu memadamkan kebakaran dalam waktu setengah jam," ujar Bupati (T.KR-DF/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026