
Pasar Modern Makassar Diduga Pasarkan Barang Kadaluarsa
Senin, 23 Juli 2012 20:10 WIB

"Ayam dan ikan teri asal Medan diduga mengandung formalin sesuai hasil uji laboratorium sekitar 10 persen," kata Kasubang Bidang Pemeriksaan dan Penyelidikan Balai Besar POM Makassar Nurtanti Rahman di Makassar, Senin.
Dari hasil pemeriksaan seperti di Carrefour ditemukan ayam tiren dan ikan teri medan, kemudian beberapa makanan berbuka puasa seperti cendol dan mutiara naga tidak tertera logo Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) Depkes Makassar.
Sementara di Hypermart ditemukan sejumlah bahan makanan yang sudah kadaluarsa seperti Chip Nugget, Ikan Fresh Tuna dan beberapa bahan makanan tanpa lebel Depkes. Bahkan beberapa diantara harga makanan tersebut telah diganti namun bahannya tidak.
"Ini modus operandi yang baru hanya mengganti tanggal dan bukan bahan makanannya, pembohongan namanya ini masa sudah kadaluarsa masih dijual," ketus Ketua Komisi D, DPRD Makassar Nuryanto G Liwang kepada wartawan.
Ia mengimbau, agar seluruh pihak terkait segera melayangkan teguran atas apa yang ditemukan sehingga tidak meresahkan masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Andi Naisyah Tun Nurainah Azikin menuturkan dengan temuan ini, pihaknya akan memberikan teguran baik kepada kedua pasar modern tersebut dan pemasok barang.
"Hasil sidak ini masih akan di uji kembali di lab Balai POM untuk mendapatkan kepastian, meskipun sudah ada uji lab langsung ditempat sidak. Kita pastinya akan memberikan teguran sampai pencabutan izin," paparnya.
Sementara Staf Bidang Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Makassar Andi Nasmiati menambahkan, akan memberikan teguran pengarahan sehingga pasar moderen ini tidak lagi memasok barang bermasalah.
Sidak dilakukan di dua pasar moderen, Carrefour dan Hypermart terbagi tim seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Balai Besar POM Makassar, Anggota DPRD Makassar, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan dan Kepolisian.
"Kita siap memusnahkan barang kadaluarsa. Dan kami membantah jika dikatakan harga ganti dan barang tidak diganti,"kilah Rahman staff Hypermart (T.KR-DF/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
