
Jelang Lebaran Warga Dimintai Waspada Upal

Gorontalo (ANTARA News) - Jelang Idul Fitri 1433 Hijriyah, warga Gorontalo diminta untuk mewaspadai peredaran uang palsu (Upal) yang ditengarai gencar dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Pemimpin Bank Indonesia, Wahyu Purnama, Selasa, mengungkapkan dalam satu bulan terakhir, pihak perbankan Gorontalo ditemukan sejumlah uang palsu pecahan 100 ribu rupiah dan 50 ribu rupiah yang hendak disetorkan nasabah.
Jumlahnya sebenarnya tidak banyak, hanya enam lembar untk Rp100.000, dan satu lembar untuk Rp50.000 namun kita belum tahu sebanyak apa uang palsu yang beredar di tengah masyarakat, kata dia.
Dia mengatakan, nasabah bank yang memilikinya, mengaku tidak tahu menahu jika uang tersebut palsu.
Oleh pihak perbankan, nasabah tersebut dicatat identitasnya , uang tersebut juga disita tanpa diberikan pengganti.
Menurutnya, momentum Ramadan dan menjelang Ramadan di Gorontalo yang praktis diikuti oleh perputaran uang yang cukup cepat, bisa saja dimanfaatkan oknum-oknum tak bertanggung jawab untuk menyebarkan uang palsu.
Dia meminta warga untuk lebih eliti dan segera melaporkan ke pihak berwajib maupun perbankan jika menemukan atau memiliki mata uang yang mencurigakan ciri-cirinya. (T.KR-SHS/M009)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
