
Sulut Surplus 108,9 Juta Dolar dengan China

Manado (ANTARA News) - Neraca perdagangan Sulawesi Utara dengan China tercatat surplus sebesar 108,9 juta dolar AS bagi Sulut pada Januari-Juli 2012.
"Terciptanya surplus perdagangan bagi Sulut tersebut menyusul realisasi ekspor yang jauh lebih tinggi ketimbang impor," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Dantes Simbolon di Manado, Kamis.
Dantes mengatakan, realisasi ekspor Sulut ke China pada tujuh bulan 2012 tercatat sebesar 130,2 juta dolar AS.
"Sementara nilai impor hanya 21,3 juta dolar AS, dengan demikian terjadi surplus perdagangan 108,9 juta dolar AS," kata Dantes.
Surplus perdagangan sebesar 108,9 juta dolar AS pada periode Januari-Juli 2012 tersebut mengalami peningkatan 62,78 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
Neraca perdagangan Sulut dengan China pada 2011 sebesar 66,9 juta dolar AS
"Tahun lalu, realisasi ekspor 74 juta dolar AS, sementara impor hanya 7,1 juta dolar AS, sehingga surplus perdagangannya 66,9 juta dolar AS," kata Dantes.
Pada perdagangan ekspor-impor 2012, China berada di urutan kedua sebagai penyumbang devisa terbesar.
Sementara untuk pemasokan bahan kebutuhan bagi masyarakat Sulut, China termasuk negara yang paling besar jadi pengimpor terbesar Sulut.
Diperkirakan, neraca perdagangan dengan akan tetap surplus bagi Sulut hingga beberapa tahun ke depan, menyusul banyaknya komoditas unggulan daerah ini yang dibutuhkan pembeli China. (T.G004/N002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
