Logo Header Antaranews Makassar

Diskominfo Sinjai memberikan domain kepada 35 desa kembangkan potensinya

Selasa, 4 Oktober 2022 21:58 WIB
Image Print
Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai Tamzil Binawan bersama para kepala desa dan lurah saat rapat koordinasi secara virtual membahas "Smart Kampung". ANTARA/HO/Pemkab Sinjai

Makassar (ANTARA) - Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai, Sulawesi Selatan telah memberikan domain desa.id kepada 35 desa pada tahap awal itu agar bisa digunakan dalam mengembangkan potensinya, termasuk pariwisata sehingga daerah luar bisa mengetahuinya.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Sinjai Tamzil Binawan dikonfirmasi dari Makassar, Selasa, mengatakan, dari 67 desa dan 13 kelurahan di Kabupaten Sinjai, baru 35 yang menerima domain tersebut.

"Untuk domainnya itu desa.id. Dari 67 desa dan 13 kelurahan, baru 35 yang menerima domain. Kami juga siapkan tenaga IT dan memberikan pendampingan kepada setiap desa," ujarnya.

Tamzil Binawan mengatakan, pemberian dan penyediaan domain kepada seluruh desa dan kelurahan di Sinjai itu sesuai dengan program "Smart Kampung" yang telah dicanangkan oleh Bupati Andi Seto Gadhista Asapa bersama Wakilnya Kartini Ottong.

Dia menyatakan, melalui program tersebut, pihaknya mendorong pemerintah desa (Pemdes) untuk memanfaatkan program Smart Kampung yang dapat menjadi sumber informasi publik bagi masyarakat, bahkan menjadi bagian dari pelayanan administrasi yang berbasis digital atau online.

"Smart Kampung adalah program unggulan Pemkab Sinjai yang bertujuan untuk mempermudah pelayanan pemerintah kepada masyarakat berbasis website. Dari 67 desa dan 13 kelurahan, alhamdulillah sekarang sudah ada 35 desa yang sudah mendapatkan domain desa.id," katanya.

Tamzil berharap, website desa tersebut dapat menjadi rujukan bagi masyarakat untuk mengetahui potensi desa yang ada, bahkan dapat menjadi media untuk mempromosikan produk unggulan yang ada, bahkan potensi wisatanya.

"Melalui website desa ini, semua desa dapat menentukan potensi yang ada di desanya. Selain itu dapat memberi akses kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan publik. Kita harapkan setelah pertemuan ini, para desa dapat langsung berkoordinasi dengan kami di Diskominfo, sebab website Desa ini adalah suatu keharusan bagi pemerintah desa untuk menjalankan sistem pemerintahan berbasis elektronik," terangnya.

Sebelumnya, Bupati Sinjai Andi Seto Ghadista Asapa mengatakan, kemajuan teknologi dan informasi di masa sekarang memberikan peluang kepada semua pihak termasuk pemerintah dalam memaksimalkan semua pelayanan.

Menurut dia, dengan program smart kampung yang telah dimulainya saat dirinya memimpin Kabupaten Sinjai tidak lagi membuat disparitas antara kabupaten dan kota.

"Dulu sangat terasa saat belum ada teknologi informasi. Pasti daerah sampai kampung-kampung itu akan terlambat penyampaian informasinya dibandingkan dengan yang ada di kota. Tetapi sekarang, zaman sudah berubah, IT menjadi pembeda sehingga informasi begitu cepat diketahui hanya dari genggaman tangan," ucapnya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026