Logo Header Antaranews Makassar

Konjen Australia dan Kalla Institut bahas akselerasi bisnis UMKM

Sabtu, 15 Oktober 2022 05:20 WIB
Image Print
Pihak Konjen Australia untuk Indonesia saat mengunjungi Kalla Institute di Makassar, Jumat (14/10/2022). ANTARA Foto/HO-Humas Kalla Group

Makassar (ANTARA) - Kalla Institute bekerja sama dengan Konjen Australia untuk Indonesia (Katalis) membahas akselerasi inkubator bisnis untuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) Sulawesi Selatan khususnya di Kota Makassar.

Kepala Konjen Australia Brian Ramsay beserta rombongan menyambangi langsung Kampus Kalla Institute Nipah Park di Makassar, Jumat, untuk menjajaki potensi kolaborasi tersebut.

Lead Adviser Skills Katalis Clarice Campbell turut hadir dan berdialog langsung dengan ketua program studi Kalla Institute terkait kolaborasi antara Kalla Institute dengan katalis.

Clarice mengatakan bahwa ada potensi besar yang bisa dikerjasamakan serta dikolaborasikan.

“Kami sangat menyambut baik program program dari Kalla Institute khususnya inkubator bisnis. Sebelumnya juga kami sudah pernah berkolaborasi dengan Traveloka terkait pendampingan desa wisata. Jadi saya rasa program ini sangat bagus dan bisa kita kembangkan Bersama,” urainya.

Selain membahas program akselerasi, pihak Katalis juga hadir sekaligus melihat langsung potensi kampus yang berfokus pada bisnis dan teknologi itu.

Brian Ramsya mengatakan bahwa kampus yang bersambung dengan pusat perbelanjaan atau mall itu sungguh unik.

“Kampusnya unik karena kampus bisnis yang langsung berada ditengah ekosistem bisnis yaitu Mall,” ucapnya.

Setelah berkunjung di kampus Kalla Institute, Kepala Biro Humas Abdul Hakim mengajak rombongan Katalis untuk menikmati santap siang di Timur Resto sekalian memperkenalkan resto khas Makanan Indonesia milik Kalla Group.

Hadir dalam pertemuan itu Advanced Manufacturing Adviser Dr David Mitchell, Wakil Rektor II Kalla Institute, Ketua Program Studi Kalla Institute, dan Ketua Inkubator Bisnis Kalla Institute.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026