
Golf - Papitak Tergusur di Babak Ketiga

Makassar (ANTARA News) - Pegolf asal Thailand Apichart Papitak yang sukses memimpin dua hari berturut-turut akhirnya tergusur dari rekan senegaranya Annop Tangkamolprasert pada babak ketiga turnamen ASEAN PGA Tour The Gowa 2012 Classic di Lapangan Padivalley, Gowa, Sulsel, Jumat.
Papitak yang tidak terbendung di awal babak, gagal mempertahankan penampilan terbaiknya. Bahkan calon juara tersebut harus puas menempati peringkat 15 dari 54 peserta yang berlaga.
Sebaliknya Annop Tangkamolprasert yang di babak sebelumnya belum mampu menunjukkan penampila terbaiknya justru berjaya di ronde ketiga. Kemenangan yang diraih semakin spesial dengan mencetak enam pukulan di bawah par seusai mencetak satu eagle, lima birdie serta dua bogey.
Berhasil mengambilalih klasemen, membuat Annop Tangkamolprasert cukup percaya diri memenangi turnamen Gowa Classic 2012. Ia berjanji kembali akan menunjukkan permainan terbaiknya pada ronde final, yang digelar Sabtu (17/11). Saya bermain cukup baik selama tiga bulan terakhir. Tetapi hasil kali ini adalah yang terbaik menurut saya. Hasil ini lebih dari yang saya harapkan, jelasnya.
Sementara diurutan kedua ditempati Choo Tze Huang. Pegolf asal Singapura tersebut sekaligus dapat mempertahankan pencapaiannya pada babak kedua (15/11). Choo Tze berhasil mengungguli pegolf asal Thailand lainnya yakni Pravee Visalkit dan Wisut Artjanawat yang berada diposisi ketiga dan keempat.
Adapun pegolf andalan Indonesia Andik Mauluddin yang pada dua ronde sebelumnya gagal menembus posisi 10 besar, akhirnya mampu memberikan kejutan dengan menduduki peringkat enam. Andik yang bermain cukup cantik bahkan berhasil mengungguli rekannya George Gandranata di posisi tujuh besar.
Roby Sugara yang merupakan pegolf asal Sulsel juga berhasil mmperbaiki peringkat sebelumnya dengan mengamankan posisi ke 19. Sebelumnya, Roby hanya mampu masuk peringkat 44 dan 47 klasemen.
Ketua Komite Peraturan Asosiasi Pegolf Profesional Indonesia (IPGA), Avie K. Utomo mengatakan, persaingan pegolf dalam ronde final Sabtu ini sekaligus akan menjadi catatan sejarah di Asean PGA Tour.
Siapa saja yang mencatatkan skor terbaik di Padivalley Golf akan tercatat sebagai pemegang rekor, karena ini merupakan kali pertama turnamen PGA Tour digelar di arena ini.
Pelaksanaan babak ketiga turnamen ASEAN PGA Tour The Gowa 2012 Classic sempat ditunda selama dua jam akibat hujan. Pertandingan dihentikan sekitar pukul 13.30 Wita, dan baru dilanjutkan kembali pada pukul 15.50 Wita.
Panitia PGA 2012 Hery mengatakan, pertandingan terpaksa dilanjutkan karena hujan yang begitu deras. Namun secara keseluruhan, lapangan tidak mengalami masalah dan dalam kondisi yang siap digunakan.
"Pertandingan sendiri tinggal menyisakan sekitar satu jam. Sebenarnya jika hujan tidak berhenti maka bisa saja dilanjutkan keesokan harinya. Kita bersyukur akhirnya bisa diselesaikan hari ini," ujarnya. (T.KR-DF/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
