Logo Header Antaranews Makassar

Kammi Desak PBB Ciptakan Perdamaian Palestina

Minggu, 18 November 2012 17:14 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Puluhan Mahasiswa tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Makassar mendesak dewan pengamanan PBB menciptakan perdamaian di Palestina atas agresi Israel.

"Kami mendesak PBB agar turun tangan menjaga dan menciptakan perdamaian di tanah muslim Palestina," kata Kordinator aksi Arif Ardiansyah di Makassar, Minggu.

Dalam aksinya di bawah jembatan Fly Over Makassar, Kammi mengutuk serangan militer israel di jalur Gaza hingga kota Palestina. Selain itu mendukung kemerdekaan negara Palestina.

"Dari Makassar, Indonesia kita tunjukkan aksi solidaritas ini untuk umat muslim di Palestina, mari bergabung dukung Palestina," ujar Arif dalam orasinya

Kammi juga mengajak kaum muslim untuk bergabung mendukung kemerdekaan Palestina dan mendesak Pemerintah Indonesia untuk kemerdekaan Palestina.

"Kami menuntut agar Palestina dibebaskan dan mengutuk gerakan zionis israel karena secara sengaja membunuh puluhan umat muslim di Palestina. Kammi juga mendesak PBB mengadili Israel sebagai penjahat perang," tututnya.

Israel diketahui merupakan salah satu negara di timur tengah yang mempunyai senjata nuklir. Dan satu-satunya negara menolak menandatangani perjanjian 'Nuclear Non Proliferation' atau tidak membiakkan nuklir.

Selain itu pengungsi Palestina adalah pengungusi terbesar di dunia. Para pendemo juga meminta Pemerintah Amerika Serikat turun tangan dalam penyerangan dan menghentikan perang di jalur gaza berbatasan antara negara Israel dan Palestina.

"Kami akan tetap melakukan aksi berturut-turut sampai serangan militer Israel berhenti dan Palestina merdeka. Kami akan mengumpulkan dana kemanusiaan buat saudara kami di palestina," tutur Alinda aktivis perempuan Kammi

Sejak agresi Israel ke Palestina di jalur Gaza, kata Alinda korban diperkirakan mencapai puluhan orang dan ratusan muslim luka-luka, lebih menyedihkan lagi mayoritas adalah anak-anak.

Setelah berorasi para pendemo kemudian membubarkan diri secara teratur dan berjanji akan melakukan aksi lebih besar dan secara serentak hingga Israel menghentikan serangan ke Palestina. (T.KR-DF/N001)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026