Logo Header Antaranews Makassar

Ali Masykur : Saatnya NU Ikut Capres 2014

Minggu, 25 November 2012 06:30 WIB
Image Print
Mamuju (ANTARA News) - Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), DR.Ali Masykur Musa, M.Si, M.Hum, menyampaikan, saatnya kader NU (Nahdlatul Ulama) ikut serta pencapresan tahun 2014.

"Saatnya masa depan Indonesia harus menjadi pemimpin tertinggi di republik ini. Makanya, kita semua harus sepakat agar kader NU ikut menjadi calon presiden (Capres) 2014 yang akan datang," kata Ketua Umum PP ISNU, DR.Ali Masykur Musa saat menyampaikan sambutannya pada acara pelantikan pengurus wilayah ISNU Sulbar di gedung auditorium kantor gubernur, Sabtu.

Acara pelantikan ISNU Sulbar ini dihadiri pejabat pemprov Sulbar diantaranya Sekretaris Provinsi Sulbar, Ismail Zainuddin yang juga selaku ketua Dewan Penasehat ISNU Sulbar, kepala Inspektorat Sulbar, H.Munarfa Atjo, Kepala Diskoperindagkop Sulbar, Samiran SE, Kepala BPK Perwakilan Sulbar, Chaedar dan sejumlah pejabat pemprov setempat.

Selain itu hadir pula anggota DPD RI dapil Sulbar, Muhammad Syibli Syahabuddin yang juga pelunding pengurus ISNU Subar, anggota DPRD Sulbar, majelis taklim, tokoh agama, PMII, Gerakan Pemuda Anshor, Ikatan Pelajar Putri NU dan berbagai organisasi badan otonom NU.

Menurutnya, tidak ada salahnya NU mendapatkan jatah untuk menjadi pemimpin tertinggi di wilayah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Sebab, saat ini bangsa Indonesia menghadapi banyak masalah yang harus dituntaskan untuk mewujudkan masyarakat yang bermartabat, berakhlak dan berdayahguna.

Ia menyampaikan, keberadaan ISNU Sulbar merupakan tonggak awal untuk ikut mengambil peran dalam pelaksanaan pembangunan berbangsa dan bernegara.

"Kami minta ISNU dan NU menancapkan perannya untuk ikut memberikan pengaruh besar terhadap masyarakat Sulbar dan kami yakin ISNU Sulbar yang dinahkodai Suardi Mappeabang akan mampu melaksanakan tugasnya secara baik,"katanya.

Ali Masykur menuturkan, keberadaan organisasi ini harus mampu dimaknai keberadaan dan pergerakan NU dalam mengukir sejarah dan masa depan bangsa Indonesia.

Kemudian kata dia, bagaimana NU dengan karakter pandangan ideologi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Keberadaan NU kata dia, tak satu pun yang menyangsikan sejarah panjang perjuangan untuk mempertahankan NKRI.

"Perjuangan NU telah dilakukan jauh sebelum perjuangan formal yang dilakukan para tokoh pahlawan kita. Perjuangan NU juga tidak pernah mengenal masa jedah dalam memperjuangkan dan mempertahankan NKRI dan NU tidak akan pernah putus asa untuk mempertahankan NKRI," ungkap Ali Masykur yang juga anggota BPK RI ini.

Seharunya, kata dia, negara ini tidak melupakan sejarah dan substansi perjuangan yang dilakukan NU, meskipun dalam beberapa moment NU sering tertinggal.

Karena itu kata dia, keberadaan NU diawali dengan berdirinya Nahdatul Guratj yang melakukan perdagangan ke wilayah nusantara ini.

"Semangat NU menjadi sejarah masa depan Indonesia. Karena itu, NU harus berada pada lini terdepan untuk kemajuan bangsa," ungkap dia.

"Banyak kader NU yang pantas untuk menjadi pemimpin tertinggi di negara ini. Namun, saya tidak perlu sebut nama diantara tokoh-tokoh NU yang akan kita dorong menjadi presiden tahun 2014 mendatang," katanya.
(T.KR-ACO/E001)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026