
Warga Pulau Kodingareng Waspadai Perompak

Makassar (ANTARA Sulsel) - Warga Pulau Kodingareng sejak kemarin (13/6) meningkatkan kewaspadaan terhadap kapal perompak yang mengintai pulau mereka dari perairan Laut Makassar.
"Situasi di Pulau Kodingareng sekarang ini telah meningkatkan kewaspadaan. Mereka seperti bajak laut. Mereka inilah yang kami curigai mencuri barang-barang warga," kata warga Pulau Kodingareng, Sangkala saat ditemui di dermaga, Kayu Bangkoa, Makassar, Minggu.
Menurutnya, para warga Pulau Kodingareng mengkhawatirkan para perompak yang berjumlah sekitar 20 orang lebih yang mengintainya dari perairan Laut Makassar.
Perompak ini dicurigai telah merampok barang-barang milik warga Pulau Kodingareng dua hari yang lalu.
Kelompok ini beranggotakan sekitar 20 orang lebih, berseragam hitam, pakai topeng dan masing-masing memegang parang dan mengintai di perairan laut antara Pulau Kodingareng dan Pulau Barrang Ca'di.
"Mereka juga sering hilang-hilang," kata Sangkala, saat beberapa warga mengejarnya dengan kapal Jolloro.
Sedangkan Lurah Pulau Kodingareng, Jalaluddin yang dikonfirmasi membenarkan jika situasi di Pulau Kodingareng mengkhawatirkan dengan adanya kecurigaan warga terhadap perompak yang mengintai dari laut.
"Mulai tadi malam warga Pulau Kodingareng menggiatkan pos ronda. Ini karena ada warga kami yang berpapasan dengan kapal yang dipenuhi orang-orang bertopeng dan menghunuskan parang," kata Jalaluddin.
Sedangkan mengenai pencurian tujuh unit mesin kapal, ratusan kilogram minyak solar, ikan Sunu dan ikan Angke dari kerandanya, Jalaluddin membenarkan.
"Malah mesin kapal dan Handy Talky (HT) milik Dinas Kelautan dan Perikanan Makassar juga ikut dirampok," ungkapnya.
Saat ini warga Kodingareng dan Barrang Ca'di telah melaporkannya di Polsek Ujung Tanah mengenai pencurian itu, tambah Jalaluddin.
(T.PSO-101/F003)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
