Logo Header Antaranews Makassar

Petani Kedelai Papalang Gagal Panen

Jumat, 15 Februari 2013 00:28 WIB
Image Print

Mamuju (Antara News) - Petani kedelai di Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat gagal panen akibat serangan hama walang sangit atau masyarakat setempat disebut "Anango"

Zul salah seorang petani di Desa Topore Mamuju, Kamis, mengatakan, sekitar satu hektare tanaman kedelainya yang siap dipanen dirusak hama walang sangit.

Ia mengatakan, hama tersebut merusak tanaman kedelai petani hingga petani mengalami gagal panen dan mengalami kerugian jutaan rupiah.

"Sulit diantisipasi karena serangan hama itu, petani hanya bisa pasrah melihat buah tanaman kedelainya menjadi kosong dan tidak bisa dipanen karena serangan hama itu,"katanya.

Syamsul warga petani lainnya juga mengunkapkan hal yang sama menurutnya dua hektare lahannya juga habis diserang walang sangit sehingga gagal panen.

Ia berharap pemerintah mengantisipasi hama itu demi menjaga produksi padi di Kecamatan Papalang agar tidak mengalami penurunan yang juga bisa membuat ekonomi daerah juga turun.

Dari situs gerbang pertanian, dijelaskan, cara mengendalikan hama walang sangit sangatlah mudah karena dengan insektisida yang murah pun bisa dikendalikan.

Situs yang dikelola Maspary itu menyarankan petani menggunakan insektisida yang mempunyai cara kerja sistemik karena lebih lama melindungi tanaman padi dan biasanya akan relatif lebih aman terhadap musuh alami.

"Pestisida sistemik memang tidak bisa memuaskan nafsu petani karena tidak langsung membunuh walang sangit tetapi perlu menunggu sampai sehari semalam untuk melihat hasilnya," katanya.

Sejumlah insektisida yang mempunyai cara kerja sistemik yang direkomendasikan untuk padi antara lain spontan, regent, sponsor, dan virtako. (Editor : N Sunarto)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026