
Pemkot Makassar Tolak Proyek Rusunawa Kemenpera

Makassar (Antara News) - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyatakan menolak menerima empat twin blok Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Proyek dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) sebelum diperbaiki.
"Sudah berapa kali kami minta ke pusat. Kalau penyerahannya dalam kondisi rusak begitu, kita akan terbebani. Kondisi saat ini tidak layak untuk ditempati," kata Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin, Kamis.
Proyek Runusawa yang berada di Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso Makassar yang terbengkalai, menurut dia, telah berulangkali disampikan ke pihak kementerian, namun enggan ditanggapi.
Pihaknya tidak ingin mendapatkan bangunan yang belum rampung, sebab akan menjadi beban daerah apabila tidak terselesaikan dengan baik.
Rusunawa yang terletak di pemukiman kumuh tersebut sering di jarah orang tidak dikenal karena tidak ditempati. Untuk itu dibutuhkan anggaran cukup besar guna memperbaiki kerusakan jendela serta ventilasi dan memasang instalasi listrik juga air bersih.
Ilham menyebutkan, Rusunawa yang berkapasitas 200 lebih Kepala Keluarga (KK) itu kini membutuhkan penanganan serius, sebab masih ada 298 KK menjadi daftar tunggu calon penghuni Rusunawa tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar Muhammad Ansar menuturkan bahwa hingga saat ini belum ada serah terima dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kota Makassar.
"Rusunawa yang baru sudah rusak dan belum diserahkan Kementerian kepada Pemkot dan hanya yang baik akan diserahkan dala waktu dekat," tuturnya. (Editor : ES Syafei)
Pewarta : Darwin Fatir
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
