Logo Header Antaranews Makassar

Bunga Bank Dana ONH Sulsel Tidak Jelas

Jumat, 19 Juni 2009 23:07 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Pengelolaan dana Ongkos Naik Haji (ONH) milik jemaah haji asal Sulawesi Selatan dianggap tidak jelas, sebab peruntukan bunga bank dana abadi umat itu masih belum transparan.

Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu'mang di Makassar, Jumat, mengaku belum pernah memperoleh informasi dari Departemen Agama maupun Kantor Wilayah Departemen Agama di Sulsel adanya penjelasan peruntukan bunga bank dana ONH milik masyarakat Sulsel yang selama ini dikelola Departemen Agama.

"Jemaah tidak pernah tahu dana mereka disimpan dimana dan bunganya dimanfaatkan untuk apa," kata Agus.

Padahal, ungkap dia, pengelolaan dana abadi umat seharusnya dapat disampaikan secara transparan kepada masyarakat.

Berdasarkan daftar tunggu jamaah haji Sulsel yang mencapai 57.000 orang lebih, maka ONH yang telah terkumpul diperkirakan mencapai Rp1,14 triliun. Jika dana tersebut disimpan di perbankan maka terdapat bunga dari total ONH yang terkumpul.

Pemerintah Provinsi Sulsel berasumsi, jika suku bunga perbankan dikenakan sekitar 10 persen, maka total bunga ONH jamaah haji Sulsel yang diterima Depag mencapai Rp120 miliar per tahun.

"Dikemanakan dana sekitar Rp120 miliar itu yang diterima selama satu tahun dari bank," ungkapnya.

Kalau saja pemerintah dalam hal ini Departemen Agama (Depag) transparan menggunakan dana abadi umat dan mampu menekan biaya di sektor-sektor lainnya, Wagub masih optimistis ONH tidak akan naik tahun ini.

Kanwil Depag Sulsel, Bachri Mappiase saat di konfirmasi mengaku tidak mengetahui pemanfaatan dana ONH calon jamaah haji, terutama bunga yang dihasilkan dari dana yang telah disimpan di Bank.

Menurut dia, pemanfaatan bunga ONH yang disimpan di perbankan bukanlah kewenangan kanwil, melainkan sepenuhnya ditangani oleh pihak Depag Pusat.

(T.PK-HK/F003)