Logo Header Antaranews Makassar

Deforestasi Turun Dukung Penurunan Gas Emisi

Jumat, 30 Agustus 2013 15:37 WIB
Image Print
"Perubahan emisi di Indonesia sudah mula terjadi pada 2009 dan kini sudah mencapai 20 persen untuk selanjutnya diharapkan mencapai 40 persen sesuai target internasional pada 2020," kata Agus pada Pertemuan Nasional The Society of Indonesian Environme

Jakarta (ANTARA Sulsel) - Staf Khusus Presiden Bidang Perubahan Iklim Agus Purnomo mengatakan, deforestasi yang kini mulai menurun akan mendukung penurunan gas emisi.

"Perubahan emisi di Indonesia sudah mula terjadi pada 2009 dan kini sudah mencapai 20 persen untuk selanjutnya diharapkan mencapai 40 persen sesuai target internasional pada 2020," kata Agus pada Pertemuan Nasional The Society of Indonesian Environmental Journalist (SIEJ) di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan, negara-negara berkembang, termasuk terus didorong untuk menurunkan gas emisi. Berkaitan dengan hal tersebut, pihak Bappenas akan mendorong rencana aksi di daerah.

Sehingga ke depan, lanjut dia, dua hingga tiga tahun berikutnya sudah dapat dievaluasi dan diperbaiki programnya di lapangan.

Khusus deforestasi, diakui, bahwa beberapa provinsi di Indonesia itu sudah mulai terwujud, namun ada juga provinsi yang karena alasan pembangunan terpaksa harus menebang pohon seperti di wilayah Papua.

Sementara itu, Asisten Deputi Kementrian Lingkungan Hidup Hendry Bastaman mengatakan, meskipun sudah terdapat 514 lembaga lingkungan yang resmi beroperasi di tingkat kabupaten/kota hingga provinsi, namun belum mampu optimal dalam upaya penyelamatan lingkungan.

Selain itu, dukungan pemerintah daerah setempat dari sisi anggaran untuk menyelamatkan lingkungan juga masih minim.

"Dari hasil jawaban 7.000 responden yang disurvei tentang prilaku masyarakat terhadap lingkungan, indeksnya hanya 0,57 persen yang menunjukkan insiatif pemerintah untuk mendorong masyarakat agar
sadar lingkungan," katanya. Biqwanto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026