Logo Header Antaranews Makassar

Sulsel Diimbau Bekerja Sama Antisipasi Bencana

Jumat, 17 Januari 2014 21:29 WIB
Image Print
"Kita mengharapkan semua warga untuk bisa bahu membahu satu sama lain, apalagi disituasi sekarang ini yang sudah puncaknya hujan deras disertai angin kencang melanda seluruh wilayah Makassar," ujarnya di Makassar, Jumat.

Makassar (ANTARA Sulsel) - Wakil Ketua DPRD Kota Makassar Haidar Majid mengimbau seluruh warga untuk bekerja sana dalam dalam mengantisipasi bencana sebelum bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial (Dinsos) tiba di lokasi.

"Kita mengharapkan semua warga untuk bisa bahu membahu satu sama lain, apalagi disituasi sekarang ini yang sudah puncaknya hujan deras disertai angin kencang melanda seluruh wilayah Makassar," ujarnya di Makassar, Jumat.

Ia mengatakan, banyaknya pelajaran dari bencana yang terjadi dibeberapa daerah seperti di Manado, Sulawesi Utara menjadi perhatian bagi seluruh warga akan tingginya potensi becana alam itu.

Bukan cuma bencana banjir, angin puting beliung yang sudah terjadi, bencana seperti orang yang disambar petir di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan itu juga harus diperhatikan.

"Intinya, warga harus tetap waspada terhadap tingginya intensitas hujan disertai angin kencang yang melanda seluruh wilayah serta saling gotong royong sebelum bala bantuan tiba," katanya.

Dia menjelaskan, tingginya curah hujan dan angin kencang seperti saat ini sangat berisiko mendatangkan potensi bencana yang berujung pada korban jiwa dan materi akibat rusaknya rumah warga.

Untuk itu, kata dia, warga kota di 14 kecamatan harus waspada dan tetap meningkatkan solidaritas untuk tetap saling bahu membahu mengatasi situasi ketika terjadi bencana, sebelum datangnya bantuan dari Pemkot Makassar.

"Sebagai wakil rakyat memang ada keprihatinan dengan melihat iklim cuaca seperti saat ini, khususnya mengenai potensi bencana. Olehnya itu kami mengimbau bukan hanya Pemkot Makassar melalui dinas terkait seperti BPBD, Dinsos, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) juga harus pro aktif menyikapi situasi dan kondisi seperti saat ini," imbuhnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Ismounandar, mengatakan, pihaknya selama 24 jam siap melakukan evakuasi ketika terjadi bencana. Bahkan sejumlah mobil posko sudah siap difungsikan sebagaimana mestinya.

"Kita sudah belajar dari bencana banjir tahun lalu, seperti di Antang, Kecamatan Manggala. Dan untuk antisipasi kita sudah berkoordinasi dengan camat-lurah dan tokoh masyarakat setempat jika sewaktu-waktu terjadi bencana yang sifatnya memang krusial," terangnya. Iskandar Zulkarnaen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026