
Ratusan Warga Datangi PTPN XIV

Takalar (ANTARA Sulsel) - Ratusan warga dari sebelas desa di dua kecamatan yaitu Polongbangkeng Utara dan Polongbangkeng Selatan, Senin kembali mendatangi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV untuk menuntut ganti rugi lahan mereka.
Salah seorang perwakilan warga, Genda mengatakan pembayaran ganti rugi dijanjikan sejak akhir 2008, tetapi sampai sekarang banyak warga yang belum mendapatkan haknya itu.
"Kedatangan kami ke sini untuk menagih janji dari PTPN XIV dan Pemerintah Kabupaten Takalar yang akan membayarkan ganti rugi pembebasan lahan kami," katanya.
Ia mengatakan hasil pertemuan yang diprakarsai PTPN XIV dan Pemkab Takalar menyebutkan warga akan diberi ganti rugi pembebasan lahan mereka.
"Namun, hingga kesabaran warga habis, uang yang dijanjikan itu belum juga diterima," katanya.
Manager Tanaman PTPN XIV Takalar Nawawi yang dikonfirmasi mengenai hal tersebut menyesalkan warga yang masih mendatangi PTPN XIV untuk menuntut ganti rugi pembebasan lahan mereka.
Sebab, menurut dia, persoalan antara PTPN XIV dan warga telah diselesaikan pihak Pemkab Takalar.
"Yang kami ketahui PTPN XIV telah menyerahkan sepenuhnya kepada pemkab untuk menyelesaikan masalah ganti rugi pembebasan lahan warga itu, dan kabarnya dananya dari APBN," katanya.
Nawawi mengatakan semestinya warga mendatangi kantor pemkab dan DPRD Takalar untuk mendesak penuntasan masalah pembebasan lahan warga tersebut.
"Jadi, yang seharusnya mereka datangi adalah pemkab dan DPRD. Sebab, kami dengan warga sudah tidak ada lagi masalah," katanya.
(T.PK-MH/M008)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
