Logo Header Antaranews Makassar

Warga Kandea Makassar Menjadi Korban Peluru Nyasar

Rabu, 19 Maret 2014 20:59 WIB
Image Print
"Kami sudah menerima laporan jika ada salah seorang warga di Jalan Kandea 3 menjadi korban peluru nyasar dan anggota juga sudah turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan dari mana sumber peluru itu," ujar Kapolsek Bontoala Makassar, Kompol Nawu

Makassar (ANTARA Sulsel) - Ibrahim (47), salah seorang warga Jalan Kandea 3 Makassar yang menjadi korban peluru nyasar dipinggang bagian kirinya harus dirawat di Rumah Sakit Umum Regional Wahidin Sudirohusodo Makassar.

"Kami sudah menerima laporan jika ada salah seorang warga di Jalan Kandea 3 menjadi korban peluru nyasar dan anggota juga sudah turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan dari mana sumber peluru itu," ujar Kapolsek Bontoala Makassar, Kompol Nawu Thayeb di Makassar, Rabu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang terkena peluru nyasar itu tidak mengetahui jika dirinya mendapatkan lubang di bagian pinggang atas kirinya karena saat itu korban bersama rekannya Joko, Abu dan Tiar tengah asik berbincang di teras rumahnya.

Korban baru mengetahui jika dirinya tertembus peluru setelah rekan-rekannya memberitahunya. Rekan-rekannya itu melihat darah yang keluar dari bagian tubuhnya hingga akhirnya memastikannya.

"Jadi pada saat itu korban sedang asik bincang-bincang dengan rekan-rekannya di teras rumahnya dan beberapa temannya melihat ada tetesan darah yang kemudian mengecek langsung tetesan darah itu," katanya.

Setelah mengetahui dirinya tertembak, rekan-rekannya kemudian membantunya dan langsung membawanya ke Rumah Sakit Labuang Baji Makassar yang kemudian merujuknya ke RSUD Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Kapolsek Bontoala, Kompol Nawu Thayeb mengaku belum bisa memberikan kesimpulan dari mana peluru itu berasal karena peluru itu tiba-tiba saja berada dalam tubuh korban.

Dirinya juga sudah mengirim proyektil yang menembus pinggang atas korban itu ke Pusat Laboratorium Forensi Mabes Polri Cabang Makassar untuk mengetahui jenisnya dan ditembakkan dari senjata apa.

"Kita tidak bisa memberikan penjelasan mengenai jenis proyektilnya dan ditembakkan dari senjata apa karena proyektilnya masih akan diuji di Puslabfor Cabang Makassar," jelasnya. FC Kuen



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026