
Alkhairaat Siapkan Kawasan Ekonomi Khusus

"Selama ini pendapatan Alkhairaat jarang surplus sehingga dibutuhkan terobosan," kata Lukman Taher di Palu, Rabu.
Palu (ANTARA Sulsel) - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Alkhairaat Lukman Taher, mengatakan saat ini pihaknya tengah menyiapkan kawasan ekonomi khusus (KEK) agar organisasi tersebut lebih mandiri dalam hal keuangan.
"Selama ini pendapatan Alkhairaat jarang surplus sehingga dibutuhkan terobosan," kata Lukman Taher di Palu, Rabu.
Dia mengatakan prinsip pendirian kawasan ekonomi khusus itu adalah agar untuk memberdayakan umat melalui program-program yang digagas, seperti Genta (Gerakan Cinta Alkhairaat), SMS Peduli Alkhairaat, Optika Alkhairat dan Perbankan Alkhairaat.
Program Genta Alkhairaat itu adalah kegiatan penggalangan dana dari masyarakat, baik yang tergabung di Alkhairaat maupun yayasan lainnya.
"Minimal satu kali seumur hidup kita sumbangkan dana ke Alkhairaat dan uangnya akan dikelola lagi untuk kesejahteraan umat baik di sektor pendidikan atau kesehatan," katanya.
Ide Genta Alkhairaat itu muncul ketika banyak masyarakat datang ke Alkhairaat meminta bantuan sehingga jika itu terus terjadi maka yayasan tersebut bisa kekurangan dana. "Marilah kita donasikan uang kita karena tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah," katanya.
Sementara program SMS Alkhairaat bertujuan menggalang dana dari masyarakat muda melalui sumbangan via telepon genggam.
"Bisa saja kita sumbang Rp50 melalui SMS tapi kalau jumlahnya jutaan orang bisa banyak," kata mantan Rektor Universitas Islam Alkhairaat (Unisa) Palu ini.
Sedangkan program Optika Alkhairaat ini bertujuan membangun jaringan bisnis penyediaan kaca mata di 13 provinsi yang terdapat cabang Alkhairaat.
"Kalau ada ruang kosong bisa dimanfaatkan untuk usaha penyediaan kaca mata. Nanti tenaga ahlinya kita latih agar bisa membuat kaca mata," katanya.
Sementara perbankan Alkhairaa akan dibuat semacam Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang berprinsip syariah karena dana yang dikelola masih relatif kecil.
Menurutnya, bank itu akan diurus oleh tenaga profesional sesuai standar perbankan nasional.
Lukman mengatakan kawasan ekonomi khusus Alkhairaat itu ditargetkan minimal dapat menggalang dana Rp25 miliar selama sekitar dua tahun. Uang tersebut nantinya akan disimpan di bank syariah, dan dana bagi hasilnya akan dikelola untuk membuat usaha yang bertujuan mensejahterakan masyarakat.
"Jika semua umat Alkhairaat yang berjumlah sekitar sembilan juta orang menyumbangkan dananya maka sekitar satu tahun bisa tercipta target itu," katanya.
Usulan itu kawasan ekonomi khusus itu juga sudah disetujui oleh Ketua Utama PB Alkhaiaat Habib Saggaf Aljufri dan jajarannya. "Nanti menjelang Haul Guru Tua kita akan luncurkan KEK Alkhairaat," kata Lukman. Yuniardi
Pewarta : Riski Maruto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
