Makassar (ANTARA) - PT Pelindo Regional 4 menggelar sosialisasi dan pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dan tenaga kerja (TK) bagasi di Pelabuhan Makassar guna membangun kesadaran pentingnya K3 di tempat kerja.
"Seluruh pekerja dan insan Pelindo harus memiliki kesadaran dan betul-betul memperhatikan K3 terutama di lingkungan perusahaan," kata General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin di Makassar, Senin.
Dia menuturkan Pelabuhan Makassar terbuka untuk kapal-kapal internasional sehingga standar yang ditetapkan juga harus standar internasional yang ketat.
"Mungkin menurut yang lainnya kita terlalu lebai, tapi memang sudah begitu standar yang harus diterapkan. Terutama jika kita berada di pinggir dermaga, wajib untuk menggunakan APD (alat pelindung diri) yang lengkap, harus menggunakan helm, rompi atau 'life jacket' dengan benar,” katanya.
Dia menambahkan, pihaknya betul-betul perhatian dengan K3. TKBM dan TK Bagasi adalah juga bagian dari Pelindo untuk mendukung perusahaan supaya bisa tetap eksis. Setiap kecelakaan yang terjadi harus dilaporkan.
Membangun kesadaran tentang K3 ini, lanjut dia, bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga harus menjadi kebiasaan bersama.
“Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan ini, penguatan kapasitas SDM ini bisa meningkat, terutama produktivitas kita, dan pelabuhan ini tetap menjadi pelabuhan yang membanggakan," jelasnya.
Sejak dulu, lanjut dia, Pelabuhan Makassar sudah menjadi pelabuhan internasional, maka sekarang pun harus tetap sebagai pelabuhan internasional.
Sementara itu, Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis mengatakan kegiatan Sosialisasi K3 pada awal Februari 2025 ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi seluruh pekerja pelabuhan.
“Keselamatan dan kesehatan kerja adalah prioritas utama kami. Dengan adanya kegiatan awareness ini, kami berharap para TKBM dan TK Bagasi semakin memahami pentingnya aspek K3 dan mampu menerapkannya secara konsisten dalam operasional sehari-hari,” ujarnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang menyatakan bahwa materi yang diberikan sangat relevan dan bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya keselamatan kerja.
Pelindo sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi penggerak sektor logistik nasional berkomitmen untuk terus menggelar program-program edukasi dan pelatihan serupa guna mendukung terciptanya budaya kerja yang aman dan produktif di lingkungan pelabuhan.