Makassar (ANTARA) - Dinas Perpustakaan Kota Makassar mencatat pengunjung yang datang pada Pesta Buku digelar dalam rangka Hari Buku Nasional (Harbuknas) tahun 2025 menembus 1.000 orang sejak dilaksanakan 19-23 Mei 2025.
Secara rinci, jumlah pengunjung mencapai 1.011 orang atau rata-rata 200 orang per hari, terdiri atas pengunjung anak atau usia 18 tahun ke bawah sebanyak 820 orang dan pengunjung dewasa sebanyak 191 orang.
"Alhamdulillah sesuai data dari registrasi pengunjung, jumlah total sampai hari terakhir bisa tembus seribu orang. Kami tidak menyangka bisa sebanyak itu padahal awalnya konsep Pesta Buku Harbuknas ini kecil-kecilan dan sederhana," ujar Tulus Wulan Juni selaku Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar, Sulsel, Sabtu.
Pada kegiatan ini, Dinas Perpustakaan Kota Makassar ikut menggandeng penerbit nasional dan toko buku digelar di Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Umum Kota Makassar.
Sebanyak 26 sekolah turut hadir meramaikan kegiatan pesta buku. Sebanyak 20 sekolah dari SD dan enam sekolah dari SMP. Masing-masing pihak sekolah hadir dengan membawa 5 hingga 30 orang siswa, termasuk membawa duta baca pelajar dan tenaga perpustakaannya.
"Kegiatan ini murni sebagai bentuk ikut merayakan dan mengapresiasi perbukuan di hari Buku Nasional. Kegiatan ini juga menjadi kegiatan pertama di gedung perpustakaan yang baru walaupun pembangunannya belum rampung," kata dia.
Kepala Dinas Perpustakaan Makassar Andi Patiwire menyebut bahwa pengunjung didominasi anak-anak atau pelajar yang terlihat sangat antusias, apalagi disiapkan hiburan dongeng anak setiap hari.
"Buku-buku pamerannya dari Penerbit juga bagus dan sesuai untuk anak-anak, apalagi ternyata anak-anak juga suka sekali dongeng," ujar Patiware.
Selain jumlah pengunjung yang lumayan banyak. Jumlah transaksi buku atau buku terjual juga lumayan bagus yang menandakan literasi masyarakat masih baik dan terus akan diberikan dorongan.
Adapun jumlah buku yang terjual di Pesta Buku selama lima hari sebanyak 384 judul dengan 427 eksemplar. Penerbit Andi adalah salah satu penerbit yang memiliki tingkat penjualan tertinggi yakni 315 judul dan 345 eksemplar.
Gerai Penerbit Andi paling banyak diminati pengunjung dengan diskon dan program-programnya seperti isi tas penuh hanya Rp60 ribu.
"untuk hasil pameran saat ini tergolong bagus sebab masyarakat diberikan keringanan dengan diskon," ujar Wister Siako selaku Kepala Cabang Penerbit Andi Makassar.
Dinas Perpustakaan Kota Makassar melalui kotak donasi buku yang ditempatkan di area kegiatan mendapatkan sumbangan buku dari masyarakat.
Jumlah buku yang diperoleh sampai hari kelima atau hari terakhir sebanyak 127 Judul dan 137 eksemplar. Pesta Buku yang dikemas berbeda tahun ini diharapkan dapat memberi kontribusi kepada peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kota Makassar khususnya untuk indikator jumlah kunjungan perpustakaan.
Selain itu, sebagai wadah yang sekaligus menjadi pesta bagi pecinta buku, pembaca, penulis, pustakawan sampai penerbit termasuk memperkenalkan buku kepada anak-anak dan pelajar di Kota Makassar.

